Jalan di Jamarat Makin Lebar

Jalan di Jamarat Makin Lebar

- detikNews
Selasa, 03 Jan 2006 02:01 WIB
Makkah - Bagi yang pernah berhaji tahun lalu, tentu akan terkejut dengan wajah kawasan Jamarat di Mina dalam musim haji tahun ini. Jalan-jalan di kawasan Jamarat ini diperlebar dua kali lipat. Jalan beraspal di samping kiri dan kanan jamarat kini masing-masing berlebar 150 meter. Pemantauan Reporter detikcom di Makkah Arifin Asydhad, Senin (2/1/2006), proyek pelebaran jalan ini sudah tuntas. Hanya ada sejumlah pekerja yang masih membereskan hal-hal kecil saja di sekitar Jamarat. Dengan lebarnya jalan ini, maka pemandangan di sekitar jamarat tampak sangat luas. Jalan raya di samping jamarat ini tampak mulus. Pelebaran jalan ini menggusur banyak tenda yang biasanya dipakai oleh para jamaah haji BPIH Khusus (ONH Plus). Sekitar 50 meter di samping jamarat dulu juga berdiri sejumlah ruko (rumah toko). Saat ini, ruko-ruko itu tampak menghilang digusur. "Situasinya sudah sangat berbeda dengan tahun lalu. Banyak bangunan di samping jamarat yang digusur," kata Wakil Kepala Satgas Pelayanan Umum PPIH di Mina Cepi Supriatna saat meninjau lokasi Jamarat, Senin (2/1/2006). Tahun lalu, Cepi juga menjadi petugas haji, sehingga bisa mengetahui perbedaan mencolok ini.Dengan pelebaran jalan ini, maka tiang layar tv berukuran raksasa yang dulunya ada di pinggir jalan, kini terlihat berdiri di tengah jalan. Saat ini, layar raksasa juga sudah mulai dinyalakan, meski hanya disiarkan tampilan iklan-iklan dan imbauan-imbauan. Ada dua layar tv besar di sekitar Jamarat. Situasi saat pelemparan jumrah pada tanggal 10, 11, 12, dan 13 Zulhijjah akan ditayangkan secara 'live' di layar ini. Dengan dua layar raksasa inilah, para jamaah haji yang datang dari arah Mina atau Muzdalifah akan bisa melihat waktu pelemparan jumrah yang tidak ramai. Sedangkan bangunan di Jamarat sendiri masih belum berubah, tetap seperti tahun lalu. Pelemparan jumrah bisa dilakukan dari dua lantai: lantai atas dan bawah. Saat ini, para pekerja tampak mulai membersihkan dan menyapu lantai bangunan Jamarat ini. Tempat Jamarat ini sudah mulai banyak dikunjungi para jamaah haji, termasuk jamaah dari Indonesia. Para jamaah didatangkan ke Jamarat terlebih dulu untuk melakukan survei lokasi, sehingga saat haji nanti mereka tidak kebingungan. (ahm/)



Berita Terkait