Rekanan: IIY 2003-2004 Tanpa Melalui Tender
Selasa, 03 Jan 2006 01:06 WIB
Jakarta - Drama kasus korupsi Indonesia Investment Year (IEY) 2003-2004 terus berlanjut. PT Catur Dwikarsa Idonesia sebagai rekanan dalam proyek itu mengaku, pengadaan proyek tidak melalui proses yang wajar."Ada penunjukan langsung dalam proyek Indonesia Investment Year 2003-2004. Dan, mantan Kepala BKPM Theo F Toemion menunjuk langsung perusahaan saya," kata Dirut PT Catur Dwikarsa Idonesia Geyse Yulianti Gaulin usai diperiksa di Gedung KPK Jl Veteran III, Jakarta, Senin (2/1/2006).Geyse juga membenarkan, ketika mengikuti proyek IEY 2003-2004 pihaknya datang pada saat terakhir. "Itu saya ga pake tender," akunya.Namun ketika ditanya apakah penunjukan langsung ini karena kedekatan Geyse pada Theo, Ia membantahnya. "Saya hanya tahu saja, tidak dekat," ujarnya.Geyse juga membantah bahwa Theo telah membayar lebih untuk pelaksanan proyek IEY 2003-2004 Rp 2,75 miliar dari nilai kontrak. Geyse menjelaskan dalam proyek senilai Rp 47,8 miliar yang dikerjakan perusahaannya itu sudah sesuai dengan aturan yang diberikan perusahaannya. "Tidak pernah ada pembayaran lebih," tandas Geyse.
(ahm/)











































