Piring Makan Disangka Bom

Piring Makan Disangka Bom

- detikNews
Senin, 02 Jan 2006 20:48 WIB
Ambon - Masyarakat Kota Ambon Senin (2/1/2006) sekitar pukul 11.30 WIT, dikejutkan dengan penemuan setumpuk karton yang dibungkus tas kresek merah yang tampak mencurigakan.Benda yang diletakan di dalam jok mobil Suzuki Catana milik pegawai Bank Pembangunan Daerah Maluku (BPDM), Idris Rolobessy (44) itu, tengah parkir di Jalan AM Sangadji, Kecamatan Sirimau, Ambon.Idris, Warga desa Tial Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah ini dibuat kaget dengan setumpuk karton yang tidak diketahuinya berada di jok mobilnya.Menurut pengakuan Idris, Suzuki Catana yang dikemudikannya telah seharian dibawah pengawasannya. Dirinya kaget ketika hendak menuju tempat penjualan air isi ulang. "Saya kaget, ketika balik usai membeli air, sebuah tas berwarna merah yang sudah berada di jok mobil. Itu bukan punya saya. Makanya saya langsung melaporkan kepada salah satu anggota polisi yang saat itu berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP)," tutur Idris.Kepada Bripka Map Nasir Samal, Idris melaporkan hal itu. Seketika itu, Bripka Nasir pun menelpon Detasemen 88 Anti Teror Polda Maluku untuk mengantisipasi hal buruk yang mungkin terjadi. "Saya langsung melaporkan kepada detasemen. Saya juga meminta tukang parkir di Jalan AM Sangadji, Zulkifly Oholy untuk mengeluarkan tas tersebut dari dalam mobil," kata Nasir kepada wartawan di TKP.Satu jam setelah mendapat telepon, Bripa Nasir Samal, tim Detasemen 88 bersama Gegana Polda Maluku datang dan langsung melokalisir TKP dengan memasang pita pembatas polisi.Praktis, ruas jalan AM Sangadji yang juga merupakan salah satu jalan utama di Kota Ambon ditutup untuk umum. Ratusan warga langsung merangsek menuju TKP untuk menyaksikan apa yang terjadi. Warga pun dihalau tim gegana untuk tidak mendekat pada jarak 50 meter.Dua orang warga, masing-masing pemilik mobil Suzuki Katana Idris Rolobessy dan tukang parkir Zulkifly Oholy langsung dibawa pihak Polres Pulau Ambon untuk dimintai keterangannya.Berdasarkan pengakuan Zulkifly Oholy, dirinya sempat melihat seorang pemuda meletakan sebuah benda di dalam mobil. Pemuda itu kemudian bergegas berjalan dengan langkah sedikit cepat ke arah Tugu Trikora. Dikatakannya, ciri-ciri pemuda itu yakni tinggi sekitar 160 centimeter, menggunakan baju kaos berwarna hitam dan bercelana jeans.Setumpuk PiringHanya saja, ketika diperiksa di Markas Gegana Polda Maluku, isi dari benda mencurigakan itu hanyalah setumpuk piring makan yang ada dalam beberapa karton. "Hasil pemeriksaan itu sudah dilakukan, ternyata hanya setumpuk piring makan," ujar Kapolres Pulau Ambon dan Pulau Lease, AKBP Leonidas Braksan yang dihubungi detikcom via telepon selular sesaat sebelum berangkat menuju Jakarta.Menurut Kapolres, motif dibalik peletakan tas mencurigakan itu adalah aksi teror. Namun begitu, hal ini masih perlu diselidiki lebih detail. Kendati demikian, aktifitas masyarakat Kota Ambon tidak terganggu oleh kegiatan penyisiran maupun jalan yang sempat diblokir polisi. (ahm/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads