Ibunda Ungkap Kejanggalan Kematian Editor Metro TV yang Diduga Bunuh Diri

ADVERTISEMENT

Ibunda Ungkap Kejanggalan Kematian Editor Metro TV yang Diduga Bunuh Diri

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2020 15:09 WIB
Jenazah editor MetroTV Yodi Prabowo dimakamkan di TPU Sandratex, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Sabut(11/7/2020). Suasana haru mengiringi pemakaman editor MetroTV tersebut.
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta -

Ibu editor Metro TV Yodi Prabowo, Turinah, tidak puas atas kesimpulan sementara polisi bahwa penyebab anaknya meninggal dunia diduga bunuh diri. Turinah mengungkap ada sejumlah kejanggalan terkait kematian anaknya itu. Apa itu?

"Kesimpulan yang dari polisi itu saya tidak puas, saya nggak yakin anak saya bunuh diri, saya tahu siapa anak saya dan banyak ditemukan kejanggalan pada jasad anak saya, Mas," kata Turinah saat dihubungi, Sabtu (25/7/2020).

Turinah menyebut kejanggalan itu antara lain jasad anaknya yang memiliki banyak luka tusukan. Selain itu, menurutnya, luka tersebut cenderung dalam yang membuat Yodi tidak berdaya menusuk dirinya sendiri berkali-kali.

"Kalau dia bunuh diri, nggak mungkin dia. Lukanya banyak, Mas, di dada, ya kan, banyak tusukan. Udah gitu, lukanya dalam semua, sampai menembus jantung dan paru-paru itu, kalau sampai nembus jantung dan paru-paru, apa dia ada daya untuk nyabut lagi, dipindahin lagi ke leher? Logikanya kan gitu, yang di leher kan dalam, di situ saya janggalnya," ucapnya.

Kemudian Turinah juga mengaku heran dengan lokasi TKP yang cenderung rapi tanpa persimbahan darah. Menurutnya, posisi tubuh korban juga cenderung tengkurap dalam keadaan rapi.

"TKP-nya itu rapi, bersih, nggak ada persimbahan darah atau gimana. Itu ada darah yang di tempat dia luka, cuma di situ saja sedikit. Udah gitu, jasadnya kok rapi banget gitu. Kalau orang bunuh diri kan posisinya berantakan. Dia kan posisinya tengkurap, terus kakinya lurus begitu, pisaunya ada di bawahnya dia, di jasadnya dia, dia nggak mungkin sempatlah, Mas, ngerapiin pisau biarpun ditaruh di bawahnya dia," ujarnya.

Tonton video 'Editor Metro TV Diduga Bunuh Diri, Ibunda Rasakan Kejanggalan':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT