Maju Pilbup Kediri, Putra Pramono Anung Ngaku Kebal soal Politik Dinasti

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Jumat, 24 Jul 2020 18:59 WIB
Putra Seskab Pramono Anung, Hanindhito Himawan Pramono, maju dalam pemilihan Bupati Kediri
Putra Seskab Pramono Anung, Hanindhito Himawan Pramono, maju dalam Pemilihan Bupati Kediri. (Foto: Tangkapan layar webinar Zoom PDIP)
Jakarta -

Putra Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Hanindhito Himawan Pramono, diusung PDIP sebagai calon Bupati Kediri. Dhito tak ambil pusing soal anggapan politik dinasti dan memilih berfokus pada program yang ditawarkannya untuk Kabupaten Kediri.

"Jadi, kalau kaitannya dengan politik dinasti, akan menjadi sebuah keniscayaan kalau saya mensyukuri bahwa saya terlahir sebagai anak seorang Pramono Anung. Tapi juga akan menjadi sebuah beban, kalau saya terlahir sebagai anak seorang Pramono Anung. Karena, apa pun itu, jika saya berhasil, orang akan menganggap saya 'jelas saja Dhito kamu berhasil, kamu anaknya Pramono Anung'," kata Dhito dalam webinar 'Calon Kepala Daerah Muda Bicara Politik Dedikasi, Motivasi, hingga Respons Politik Dinasti' yang diselenggarakan DPP PDIP, Jumat (24/7/2020).

"Kalau gagal, 'kamu sangat bodoh sekali Ditho, kamu anaknya Pramono Anung'. Hal-hal seperti ini yang saya rasa tidak perlu terlalu dipusingkan. Saya lebih fokus apa saja sektor-sektor yang bisa didalami untuk dibawa ke Kabupaten Kediri," imbuhnya.

Dhito mengaku sudah kebal dengan anggapan politik dinasti itu. Menurutnya, ia kini tak lagi memusingkan anggapan itu dan memilih berfokus pada gagasan yang akan ditawarkannya untuk berkompetisi di Pilkada Kediri.

"Jadi, kalau kaitannya dengan politik dinasti, saya bukan orang yang... terus terang saya sudah kebal, karena dari lahir sudah terbiasa dengan hal-hal yang sifatnya seperti itu. Jadi sekarang saya lebih mendalami sektoral. Kalau orang bicara seperti itu, saya cenderung tidak menanggapi, saya cenderung menyampaikan dengan gagasan-gagasan yang saya miliki," ujarnya.

Dhito mengaku sudah dikaderisasi sejak kecil karena sejak dulu sering mendampingi ayahnya dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melakukan kunjungan ke daerah pemilihan. Karena itulah, Dhito memilih menerima rekomendasi PDIP untuk maju dalam Pilkada Kediri.

"Kenapa kok saya akhirnya terjun ke politik itu karena sebenarnya tanpa disadari saya sudah dikaderisasi sejak masih usia 6 atau 7 tahun. Seperti tadi disampaikan Pak Sekjen, saya betul-betul mendampingi Bapak (Pramono) dan Pak Sekjen keliling dari satu dapil ke dapil lain, memang jadi hal seperti ini bukan hal yang asing," ujar Dhito.

"Sehingga pada akhirnya saya pada saat itu diminta oleh DPP PDI Perjuangan untuk melakukan regenerasi dalam pemerintahan Kabupaten Kediri, karena memang sesuai dengan arahan Ibu Ketua Umum pada saat penyerahan rekomendasi gelombang pertama, kalau tidak salah di sana beliau menyampaikan bahwa PDI Perjuangan ini membutuhkan regenerasi. Maka dari itu, saya sadar diri. Apa pun itu, saya ini kader partai, petugas partai, dan saya harus taat pada perintah Ibu Ketua Umum," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2