Ledakan Kontrakan Bela dari Korsleting Listrik
Senin, 02 Jan 2006 19:06 WIB
Jakarta - Simpang siur meledaknya rumah kontrakan Bela Cikawati di Kemang Utara C, Jakarta Selatan terkuak sudah. Tim Puslabfor Mabes Polri menyimpulkan, ledakan tersebut disebabkan korsleting listrik di plafon kontrakan."Awalnya terjadi kebakaran biasa. Lalu, api mengenai atap yang terbuat dari triplek dan jatuh mengenai televisi sehingga menimbulkan ledakan," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Suyudi Aryo Seto di kantornya Jl Wijaya II Jakarta, Senin (2/1/2006).Suyudi menambahkan, berdasarkan penyisiran Tim Gegana dan Densus 88 Polda Metro Jaya, tidak ditemukan adanya bom dan unsur peledak di lokasi kejadian."Saat ini kami hanya menyita satu unit televisi 21 inch dalam keadaan rusak berat dan terbakar," jelas Suyudi.Selain itu, polisi juga menyita benda lainnya seperti satu unit steker aktif dalam keadaan rusak berat. Satu buah kompor gas dalam keadaan baik dan tabung gas kapasitas 14,878 kilogram dalam keadaan baik.Suyudi menegaskan, pihaknya sudah menghubungi Bela Cikawati untuk diminta datang ke Polres Jakarta Selatan guna dimintai keterangan. "Kita juga sudah meminta keterangan enam saksi yang berada di lokasi ketika kejadian berlangsung," tutur Suyudi.Sampai saat ini, Suyudi masih belum dapat memastikan mengenai apa hasil pemeriksaan terhadap enam saksi tersebut. "Kemungkinan besok baru kita terima," janjinya.Berdasarkan informasi yang diperoleh di Polres Jakarta Selatan, saat ini Bela Cikawati masih menjalani pemeriksaan. Pemeriksaan dipimpin oleh Iptu Cahyo Sukarnito. Sebelumnya, Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana, menduga, ledakan berasal dari televisi yang lupa dimatikan dan ditinggal bekerja.
(ahm/)











































