Berdaya Mandiri Mengelola Bisnis dan Keuangan

Content Promotion - detikNews
Jumat, 24 Jul 2020 13:43 WIB
Universitas Katolik Parahyangan
Foto: Universitas Katolik Parahyangan
Jakarta -

Tidak ada kata terlambat dalam memulai bisnis maupun mengelola keuangan pribadi. Dengan keinginan yang kuat serta kedisiplinan, semua orang memiliki potensi dan dapat mempelajari keterampilan yang dibutuhkan. Tentu saja, kewirausahaan dan pengelolaan keuangan yang baik dapat memberikan dampak positif secara ekonomi, bahkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi.

Melalui Rangkaian Webinar yang diselenggarakan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Program Kampung Berseri Astra (KBA) bekerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), berbagai narasumber berpengalaman membagikan ilmu dan pengalamannya dalam berwirausaha, mengelola keuangan pribadi serta bisnis digital.

Webinar tidak hanya diikuti oleh komunitas akademik Unpar dan masyarakat umum saja, tapi dihadiri pula oleh para pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari berbagai pelosok Jawa Barat. Astra dan Unpar terus berkolaborasi dengan BUMDes melalui Program KBA dalam komitmen memberdayakan masyarakat sehingga memiliki keunggulan mengelola sumber daya dan berdaya saing tinggi menuju desa sejahtera.

Kemandirian Perempuan

Pembuka rangkaian webinar pada Selasa, (14/7/2020) mengangkat tema 'Kiat Sukses Womenpreneur di Jawa Barat'. Webinar yang dibuka secara langsung oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang, Ph.D. ini dihadiri oleh Ketua Dekranasda Jawa Barat Atalia Praratya Kamil. Melalui paparan kuncinya, Atalia mendorong para pelaku wirausaha, khususnya perempuan, untuk bangkit dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk mencapai kemandirian.

Selain itu, webinar menghadirkan dua perempuan yang sukses dalam mencapai kemandirian wirausaha, yaitu Nilam Sari (Kebab Turki Baba Rafi) dan Githa Nafeeza (Shabu Hachi dan Hachi Grill). Keduanya bersedia menceritakan pengalaman sukses sembari berbagi kiat-kiat dalam membangun usahanya. Tidak ketinggalan, webinar yang dipandu Lilian Danil ini menghadirkan pandangan Prof. Hamfri Djajadikerta sebagai pakar ilmiah di bidang ekonomi.

Keuangan Pribadi

Tentu sebuah bisnis, kecil maupun besar, tidak akan berjalan optimal tanpa pengelolaan keuangan yang baik. Pengelolaan keuangan dapat dimulai dari kedisiplinan diri sendiri, lalu berlanjut hingga keuangan bisnis yang dimiliki. Topik ini diangkat dalam webinar 'Keterampilan Mengelola Keuangan Pribadi' pada Kamis, (16/7/2020).

Webinar seri kedua menghadirkan berbagai narasumber dari Unpar untuk membahas secara ringkas namun padat langkah pengelolaan keuangan pribadi. Webinar dibuka dengan paparan dari Guru Besar Manajemen Prof. Marcellia Susan mengenai dasar-dasar pengelolaan keuangan. Berikutnya, Nina Septiana dan Lilian Danil berbagi ilmu dan mempraktekkan cara mencatat dan mengelola keuangan pribadi secara sederhana dan efektif. Para peserta pun diajak untuk mengikuti langkah-langkah dan mencoba keterampilan baru tersebut. Adapun webinar ini dimoderatori oleh Agustinus Susilo dari Unpar.

Bisnis Era Digital

Seri terakhir dalam rangkaian webinar diselenggarakan pada Selasa (21/7/2020), dengan mengangkat tajuk 'Strategi Mengelola Bisnis di Era Digital'. Topik yang diangkat sangat relevan dengan kondisi masa kini yang mendorong pemanfaatan teknologi digital seperti pemasaran interaktif dan penggunaan online marketplace maupun media sosial. Webinar kali ini dipandu oleh Katlea Fitriani.

Tiga orang dosen Unpar hadir sebagai narasumber webinar tersebut. Pembicara pertama yaitu Irsanti Hasyim menceritakan pengalamannya dalam membangun bisnis secara daring, termasuk tips dan trik mengelola bisnis menuju hasil yang optimal. Paparan kedua dibawakan oleh Dr. Amelia Setiawan, yang membahas mengenai strategi bisnis digital dari sudut pandang akademis. Terakhir, Agustinus Susilo memaparkan pengelolaan keuangan bisnis melalui platform digital.

Melalui rangkaian webinar yang menarik serta inspiratif ini, diharapkan para peserta memahami arti penting pengelolaan bisnis dan keuangan yang baik. Lebih dari itu, para peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang mereka dapatkan dalam kesehariannya, agar semakin berdaya secara mandiri dalam mengelola bisnis dan keuangannya.

(ads/ads)