ADVERTISEMENT

Akan Dilaporkan Pengacara Perekam 'Penggal Jokowi', Ini Kata Jokowi Mania

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 23 Jul 2020 22:03 WIB
Relawan Ahok dari komunitas Batman Immanuel Ebenezer
Immanuel Ebenezer (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Tim kuasa hukum Ina Yuniarti, wanita perekam video viral 'penggal Jokowi' dalam demo Pemilu 2019 di depan gedung Bawaslu yang divonis bebas akan melaporkan balik relawan Jokowi Mania ke polisi. Merespon hal itu, Ketua Umum Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer mengaku tak mempermasalahkan akan dilaporkan.

"Ya kalau seandainya tidak terbukti silahkan membuktikan, kan begitu, nggak terlalu susah lah. Kalau seandainya mereka keberatan ya nggak papa keberatan saja. Toh ini kan dalam proses hukum," kata Immanuel, saat dihubungi, Kamis (23/7/2020).

Immanuel mengaku kaget dengan putusan hakim yang memvonis bebas Ina Yuniarti. Sebab menurutnya, ada bukti yang diakui Ina bahwa dialah yang ada di video tersebut.

"Kita juga jujur aja kita kaget juga ketika vonis Pengadilan Jakarta Pusat itu membebaskan mereka karena alasan tidak terbukti. Di sisi lain mereka sudah mengakui bahwa mereka adalah pelakunya, dan itu ada semua bukti-bukti yang kita miliki kok," katanya.

"Kami bisa membuktikan itu juga. Kalau mereka bilang tidak, darimana tidaknya. Saya kira ada bukti-bukti setiap laporan yang kita laporkan ke polisi itu didasarkan barang bukti, bukan ngada-ngada," ungkapnya.

Ia mempersilahkan pelaporan yang akan dilakukan tim penasihat hukum Ina Yuniarti kepada relawan Jokowi Mania. Akan tetapi pihaknya juga siap membuktikan dengan alat bukti yang ada.

"Ya kalau seandainya mereka mau laporkan balik ya silahkan saja dilaporkan, tapi yang jelas bukti-bukti yang selama ini kita ajukan itu ada semua dan mereka mengakui, permintaan maafnya. Jadi ketika mereka ingin melaporkan balik silakan aja," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, putusan bebas Ina Yuniarti, wanita perekam video viral 'penggal Jokowi' dalam demo Pemilu 2019 di depan gedung Bawaslu sudah inkrah atau berkekuatan hukum tetap setelah Mahkamah Agung menolak kasasi jaksa. Tim kuasa hukum Ina, akan melaporkan kembali relawan Jokowi Mania (Jokman) ke polisi.

"Kita akan lakukan laporan balik dan rehabilisasi klien kami, kalau perlu minta ganti rugi," kata pengacara Ina, Abdullah Alkatiri, saat dihubungi, Kamis (23/7).

Alkatiri mengatakan pihak yang akan dilaporkannya adalah relawan Jokowi Mania, Yeni Marlina karena yang membuat laporan terhadap kliennya. Selain itu organisasi Jokowi Mania juga akan dilaporkan dan Denny Siregar karena video tersebut diduga viral dari akun Denny.

"Namanya Yeni Marlina kedudukannya sebagai sekretaris Organisasi Jokowi Mania (Jokman) dan dia melapor atas putusan rapat organisasi. Jadi yang kita laporkan adalah yang bersangkutan dan ketua organisasinya," ujarnya.

"Jadi dia (Yeni) mengakui bahwa dia melaporkan atas nama organisasi, karena waktu itu dirapatkan atas dia dapatkan dari akun Denny Siregar. Itu kena juga semua," imbuhnya.

Diketahui, Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan tim jaksa penuntut umum (JPU) atas vonis bebas Ina Yuniarti dalam kasus perekam video viral 'penggal Jokowi' dalam demo Pemilu 2019 di depan gedung Bawaslu. Kini putusan bebas Ina Yuniarti telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

"Infonya benar alias A.1 bahwa permohonan kasasi dari jaksa di tolak oleh MA, pada tanggal 10 Juni 2020 dan telah diberitahukan kepada pihak-pihak. Namun putusan MA belum diterima di PN Jakarta Pusat, baru petikan putusan kasasinya saja yang sudah diterima oleh PN Jakarta Pusat," kata Humas PN Jakpus Bambang Nurcahyono, saat dikonfirmasi, Kamis (23/7).

(yld/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT