Hari Anak Nasional, KSP Singgung Manajemen Talenta Nasional

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 23 Jul 2020 17:17 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka musyawarah nasional IX Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/3/2020). Jokowi cerita minum jamu 3 kali sehari karena ada wabah virus Corona.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko hari ini mengundang 5 anak Indonesia yang berprestasi. Undangan itu merupakan bagian dari peringatan Hari Anak Nasional (HAN).

"Siang hari ini saya mengundang anak-anak Indonesia yang punya bakat luar biasa yang punya talenta yang luar biasa dan semua dari mereka ini telah pernah mengikuti berbagai Olimpiade matematik di berbagai negara dan mendapatkan medali mereka saya undang ke sini dalam rangkaian hari anak nasional," kata Moeldoko dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Moeldoko mengatakan dalam pertemuan dengan anak-anak bangsa itu, dia juga membahas perihal Manajemen Talenta Nasional (MTN) yang dikawal Kantor Staf Presiden (KSP). Nantinya, MTN ini akan menjadi wadah bagi anak-anak Indonesia yang berprestasi.

"Kalau kita melihat berbagai resources yang kita miliki saat ini seperti di antaranya mereka-mereka anak kita ini yang selama ini mungkin negara belum menyiapkan untuk menata me-manage mereka menjadi sesuatu ke depannya, maka melalui Manajemen Talenta Nasional yang kita siapkan ini, nantinya anak-anak Indonesia yang betul-betul memiliki talenta yang unggul, kita akan membuat database untuk mereka," paparnya.

Moeldoko menjelaskan, MTN ke depannya juga akan bekerja sama dengan lembaga dan perguruan tinggi hingga industri maju. Dengan kerja sama itu, dia berharap nantinya MTN bisa membangun anak-anak Indonesia yang bertalenta.

"Sehingga nanti sebuah mekanisme yang kita bangun nanti betul-betul anak yang hebat, dilanjutkan pembinaan yang bagus terencana dengan baik, disalurkan kepada dunia mereka sesuai dengan bakat dan keinginannya dan pada akhirnya anak itu terarahkan dan menjadi sesuatu yang ujungnya adalah mereka bagian dari yang bisa meningkatkan kapasitas Nasional Indonesia," tutur Moeldoko.

Moeldoko mengatakan nantinya KSP juga akan mengundang anak-anak berprestasi lainnya. Selain itu, melalui MTN, anak-anak tersebut akan didata untuk dilakukan pembinaan.

"Nanti bukan hanya kita undang tapi dalam manajemen talenta nanti langkah awal yang kita lakukan adalah bagaimana membuat database terhadap anak-anak Indonesia yang punya bakat di berbagai bidang. Nanti akan kita siapkan dengan baik, sehingga anak-anak itu ada yang, bahasa Jawanya ada yang ngopeni, negara hadir untuk mengurusnya, untuk menyiapkan mereka ke depannya," katanya.

Tonton video 'HAN 2020, Ini Suara Anak Indonesia Untuk Pemerintah':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/imk)