Total 350 Positif COVID di Maros, 14% di Antaranya Anak-anak

Muhammad Bakri - detikNews
Kamis, 23 Jul 2020 15:09 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Maros -

Jumlah pasien positif virus Corona (COVID-19) dari anak-anak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, cukup tinggi. Dari total 350 warga yang dikonfirmasi positif COVID, 14 persen atau 49 di antaranya merupakan anak-anak.

"Jelas itu sudah sangat tinggi. Bagi kami, 5 persen saja itu sudah sangat mengkhawatirkan, ya. Makanya kami berharap ada upaya khusus untuk menekan angka penyebaran COVID-19 khusus untuk kelompok usia anak ini," kata Kadis Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Maros Muh Idrus, Kamis (23/7/2020).

Dari data tersebut, Kecamatan Mandai menjadi wilayah terbanyak ditemukan anak-anak terpapar COVID. Mereka diketahui tertular melalui orang tua atau anggota keluarga lainnya dalam satu rumah yang juga terpapar COVID.

"Jadi mereka ini rata-rata tertular dari orang tuanya atau orang serumahnya yang terpapar lebih dulu. Ini memang sulit dihindari, apalagi kalau yang terpapar itu termasuk orang tanpa gejala (OTG). Paling banyak itu di Kecamatan Mandai," lanjutnya.

Meski angkanya sangat tinggi, Dinas PPPA Maros mengaku tidak bisa berbuat banyak selain mengimbau warga untuk terus waspada terhadap penyebaran COVID-19 yang kian tinggi di Maros. Ia juga berharap tim medis terus melakukan edukasi kepada warga untuk lebih memperhatikan nasib anak.

"Yang paling utama, kita harap semua pihak terus mengedukasi masyarakat. Kalau sudah ada gejala begitu, janganlah dulu dekat dengan anak. Kalau perlu, anak dipisahkan dari lingkungannya dulu sampai betul-betul aman. Tapi memang agak susah kalau itu OTG," imbuhnya.

(nvl/nvl)