Kena Operasi Patuh Jaya, ASN Masuk Busway Melawan Polisi Saat Ditilang

Antara News - detikNews
Kamis, 23 Jul 2020 11:04 WIB
Petugas Satlantas Polrestro Jakarta Timur menindak pelanggar aturan lalulintas karena masuk jalur TransJakarta dalam Operasi Patuh Jaya 2020 di Jalan Mayjen Sutoyo, Kamis (23/7/2020).
Petugas Satlantas Polrestro Jakarta Timur menindak pelanggar aturan lalulintas karena masuk jalur TransJakarta dalam Operasi Patuh Jaya 2020 di Jalan Mayjen Sutoyo. (Foto: ANTARA/Andi Firdaus)
Jakarta -

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) melawan polisi saat terjaring Operasi Patuh Jaya 2020. ASN itu ditilang karena masuk jalur busway di kawasan Jakarta Timur.

"Ada penolakan pelanggar itu hal biasa, sampai kertas tilangnya dibuang," kata Kanit Urai Satlantas Jakarta Timur (Jaktim) AKP Sigit Kris di Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Kamis (23/7/2020).

Sigit menjelaskan, ASN dari salah satu instansi pemerintah itu beralasan terburu-buru dan tidak mengetahui ada razia polisi saat melintas di jalur TransJakarta. Saat ditilang, ASN tersebut membuang surat tilang yang diberikan oleh petugas.

Meski demikian, polisi tetap melakukan penilangan terhadap ASN itu. Polisi menyita Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil yang dikendarai.

"Tetap kita tilang, STNK kita sita. Kalau butuh barang bukti silakan datang langsung ke kantor kami di Kebon Nanas," ujar Sigit.

Operasi Patuh Jaya di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur itu digelar sejak pukul 08.15 WIB sampai 08.45 WIB. Total ada 40 pengendara yang ditilang.

Kebanyakan, pengendara yang ditilang karena masuk ke jalur TransJakarta. Sigit mengatakan jumlah itu diperkirakan terus bertambah Operasi Patuh Jaya juga dilakukan di wilayah Jalan Ahmad Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan Pemuda dan Jalam Matraman.

"Sesuai arahan pimpinan, kita lakukan secara mobile di jalan-jalan utama Jakarta Timur," katanya.

Sigit menambahkan operasi kali ini dilaksanakan hingga 5 Agustus 2020 dengan menyasar pelanggar ketertiban lalu lintas hingga kelengkapan izin berkendara.

(idn/fjp)