429.125 KKB Tahap II Dibatalkan
Senin, 02 Jan 2006 16:49 WIB
Jakarta - Sebanyak 429.125 kartu kompensasi BBM (KKB) salah sasaran dibatalkan. Pemerintah daerah diminta memberikan sanksi bagi yang melanggar."Seharusnya masih ada 800 ribu yang tidak layak dapat, namun belum terdeteksi karena menurut penelitian 6 perguruan tinggi pada tahap I ada 8 persen KKB yang salah sasaran dan kisarannya sekitar 1,24 juta keluarga yang tidak layak mendapat KKB," kata Deputi Bidang Koordinasi Kesra Adang Sutiana.Hal ini disampaikan dia di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (2/1/2006).Adang mengharapkan pemerintah daerah memberikan sanksi tegas pada mereka yang dianggap tidak layak mendapatkan KKB. "Ini telah dilakukan Pemda Jawa Barat dan Sumatera Selatan. Mereka bekerjasama dengan kepolisian," ujarnya.Meurut Adang, pihaknya telah menangani 11,26 juta KKB susulan yang diajukan ke posko-posko setempat. "Angka ini akan diversifikasi dan setelah didata mereka akan dapat KKB pada akhir Januari nanti," tutur Adang.LancarBerkaca dari penyaluran BLT tahap I, Adang yakin penyaluran BLT tahap II akan berlangsung lancar."Kami sudah belajar dari penyaluran tahap I pada Oktober 2005. Kami prioritaskan pembagian di kantor Pos masing-masing daerah," kata Adang.Lebih lanjut, Adang meminta agar kantor Pos menyediakan jalur khusus untuk lansia dan penderita cacat. Pembagian difokuskan pada 8 provinsi yakni DKI Jakarta, Medan, Palembang, Surabaya, Bogor, Bandung, Semarang, dan Makassar. "Pengalaman dahulu banyak orang tua yang meninggal dunia saat antre menerima BLT," cetus Adang.
(aan/)











































