Polisi Selidiki Pembobolan Mobil Pengusaha Berisi Cek Rp 43 M di Kemang

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 23:13 WIB
Pembobolan Mobil di Kemang Selatan
Zen Zanuar dan mobilnya yang kacanya dipecahkan. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Mobil pengusaha Zen Zanuar dibobol maling di kawasan Kemang Selatan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kasus ini diselidiki oleh Polres Jakarta Selatan.

"(Korban) Sudah melapor di polres," kata Kapolres Jaksel Kombes Budi Sartono kepada detikcom, Rabu (22/7/2020).

Hingga malam ini, korban masih diperiksa di Polres Jakarta Selatan. Sementara polisi mengumpulkan bukti-bukti terkait kejadian itu.

Mobil dibobol di kawasan Kemang Selatan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada pukul 18.30 WIB. Cek senilai miliaran rupiah dan uang tunai ratusan juta rupiah yang disimpan di dalam mobil raib digondol pelaku.

Zen Zanuar menjelaskan, saat itu dia memarkirkan mobilnya di depan toko karpet di Jalan Kemang Selatan, Jakarta Selatan. Ia mengaku di dalam mobil itu ia menyimpan tas Gucci berisi cek dan uang tunai serta barang berharga lainnya.

"Tas saya yang dibawa itu warna hitam merek Gucci berisi dokumen CV Januar Perkasa Raya berikut stempelnya dan ada cek di situ sekitar Rp 43,1 miliar. Kemudian satu lagi untuk pembayaran gula sekitar 737 juta," kata Zen Zanuar kepada wartawan di lokasi, Rabu (22/7).

Zen Zanuar menjelaskan, sebelumnya dia menjemput rekannya, Habib Afif, di Bank BRI. Dari sana, mereka kemudian mampir ke Cilandak Town Square (Citos), Jakarta Selatan, untuk berbuka puasa.

"Setelah dari Citos, kita mau buka puasa dengan Habib di Ampera Pujasera," katanya. Setelah dirasa tidak ada yang cocok dengan makanan tersebut, kemudian kita mencari seafood," katanya.

Lantaran tidak menemukan seafood, akhirnya mereka makan di warung sate yang ada di seberang toko karpet di Jl Kemang Selatan, Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu. Zen Zanuar kemudian memarkirkan mobilnya di depan toko karpet tersebut.

"Saya parkir di sini, karena saya pikir aman. Ternyata setelah saya lagi makan di seberang jam 18.30 malam, pas saya baru selesai makan tiba-tiba ada warga di sini yang lapor 'mobilnya itu dipecahkan kacanya'," jelasnya.

(fas/mea)