SBY Harus Evaluasi Kerja BIN

Bom Palu

SBY Harus Evaluasi Kerja BIN

- detikNews
Senin, 02 Jan 2006 16:04 WIB
Jakarta - Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengevaluasi kinerja Badan Intelijen Negara (BIN) terkait dengan bom di Palu yang menewaskan 7 orang. Selain itu, mereka juga meminta Presiden membentuk tim gabungan pencari fakta untuk menyelesaikan kasus-kasus pengeboman di Palu dan Poso."Terulangnya kembali aksi pengeboman adalah kegagalan intelijen dalam menyediakan sistem peringatan dini," kata Lilis Setyowati dari Kalyana Mitra, di kantor Kontras, Jalan Borobudur, Jakarta, Senin (2/1/2006).Hadir juga dalam jumpa pers itu Usman Hamid dari Kontras, Astuti dari LBH APIK, Andi Juwono dari Praxis, Mugiyanto dari Ikohi dan Rafendi Djamin dari HRWG. Lilis menambahkan, evaluasi ini diperlukan agar BIN diisi oleh orang-orang yang mampu dan bersih supaya bisa menjalankan tugasnya. "Kami minta DPR untuk memeriksa secara terbuka efektivitas koordinasi intelijen dalam pengamanan Palu dan Poso serta memeriksa kesungguhan BIN mengamankan kedua daerah tersebut," kata Lilis.Sementara Koordinator Kontras Usman Hamid menyatakan perlunya Presiden SBY membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) bom Palu. Tim diimbau mengambil individu yang kredibel dan independen dan juga dari wakil-wakil masyarakat terutama masyarakat Poso dan Palu."Tim ini bukan untuk menggantikan aparat keamanan di sana tapi untuk membantu terungkapnya kasus-kasus yang terjadi di Palu dan Poso," kata Usman. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads