Alde Maulana Disabilitas yang Gagal Jadi PNS BPK Ngadu ke Pemprov Sumbar

Jeka Kampai - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 15:55 WIB
Alde Maulana yang batal dilantik PNS mengadu ke LBH Padang
Alde Maulana (Foto: Jeka Kampai/detikcom)
Padang -

Alde Maulana, penyandang disabilitas yang gagal dilantik menjadi CPNS pada BPK-RI Perwakilan Sumatera Barat mengadu ke Pemprov Sumbar. Dia merasa haknya dirampas karena sudah dinyatakan lulus namun tak jadi dilantik.

Alde datang ke Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (22/7/2020), didampingi oleh tim kuasa hukum dari LBH Padang. Mereka diterima oleh Asisten I Pemprov Sumbar, Devi Kurnia.

"Tentu saja saya berharap Pemprov dapat memberikan dukungan agar BPK RI merevisi keputusan pemberhentian tersebut, karena alasan tidak sehat jasmani seperti dibuat-buat," kata Alde Maulana.

"Dari hasil medical check up saya dinyatakan cukup sehat, tapi kenapa saya diberhentikan dengan alasan tidak sehat? Kalau dari rumah sakit memang (menyatakan) tidak sehat mungkin saya legowo," tambah dia.

Alde sebelumnya batal dilantik sebagai salah satu PNS di BPK-RI Perwakilan Sumbar. Alde merupakan CPNS yang mengikuti seleksi melalui jalur disabilitas karena mata sebelah kiri buta 50 persen.

Alde sudah menjalankan tugas-tugas dan orientasi sebagai CPNS di instansi tersebut, namun di akhir proses dirinya dinyatakan tak sehat secara jasmani dan rohani. Alde merasa semua proses telah dilalui dengan baik dan yakin bakal dilantik.

"Saya sudah melewati semua tahapan. Sudah sampai ke bagian akhir menjelang dilantik, tapi (ternyata) tidak dapat panggilan untuk dilantik. Saya diberitahu bahwa tidak sehat secara jasmani dan rohani. Sedihnya di sana, padahal saya memang melamar untuk formasi disabilitas," katanya.

Dia mengaku telah menerima SK CPNS pada 1 Maret 2019. Dia kemudian mengikuti kegiatan pendidikan dan latihan (diklat) selama 4 bulan di Medan.

"Saya dan kawan-kawan yang dinyatakan lulus kemudian mengikuti diklat di Balai Diklat Medan selama 4 bulan. Kami beradaptasi dengan tugas masing-masing yang diterapkan. Kebetulan saya ambil formasi disabilitas, ambil jabatan pemeriksaan ahli pertama itu calon auditor," ujar dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2