Kemenhub Galang Aksi Sosial Bantu Korban Banjir Bandang di Masamba

Faidah Umu Safuroh - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 15:23 WIB
Kemenhub
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Palopo menggalang aksi sosial untuk membantu para korban banjir bandang di Masamba. Sebelumnya, UPP Palopo telah mengirimkan bantuan logistik secara langsung ke lokasi pengungsian, Selasa (14/7/2020) lalu.

"Saya bersama-sama dengan beberapa rekan-rekan di kantor UPP Kelas II Palopo telah menyerahkan bantuan kepada korban bencana banjir bandang di Masamba dengan datang langsung ke lokasi pengungsian para korban banjir bandang segera setelah mendengar kabar terjadinya bencana banjir bandang di Masamba dengan menggunakan mobil dinas," kata Kepala Kantor UPP Kelas II Palopo Taufan Eka Putra dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2020).

Ia mengatakan aksi sosial ini sesuai dengan arahan Dirjen Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo saat penyerahan bantuan pada Selasa (14/7/2020) lalu. Taufan juga mengatakan UPP Palopo telah berkoordinasi dengan bupati Luwu Utara terkait kebutuhan yang mendesak untuk masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam banjir bandang di daerah Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

"Dirjen Hubla memberikan arahan agar memastikan ketersediaan kebutuhan barang-barang yang dibutuhkan di wilayah Sulawesi Selatan sehingga kami dapat melaksanakan penyiapan barang yang diperlukan dan mendesak," ujarnya.

Adapun pada Selasa (21/7/2020), UPP Palopo menyerahkan bantuan berupa barang-barang yang dibutuhkan saat berada di pengungsian untuk membantu meringankan para korban bencana banjir. Brang-barang tersebut diberikan ke Posko Tanggap Darurat Kantor Bupati Luwu Utara dan secara simbolis diterima oleh Bupati Luwu Utara.

Setelah disalurkan ke Posko Tanggap Darurat Kantor Bupati Luwu Utara, bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke titik-titik pengungsian yang sangat membutuhkan. Barang barang tersebut berupa genset, tenda, pakaian pria dan wanita, perlengkapan balita, selimut, masker serta bermacam-macam obat-obatan dan vitamin.

"Barang-barang yang diberikan memang tidak banyak, tapi saya yakin barang-barang seperti genset, tenda, pakaian pria dan wanita, perlengkapan balita, selimut, masker serta bermacam-macam obat-obatan dan vitamin juga sangat dibutuhkan para korban banjir bandang pada saat berada di pengungsian," ucapnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat membuat semua pihak ikut tergerak hatinya dalam membantu korban banjir bandang di Masamba. Sebab, menurutnya bantuan sekecil apapun yang diberikan sangat berarti untuk membantu meringankan para korban banjir bandang di Masamba.

"Terakhir saya turut prihatin atas kejadian banjir bandang yang menimpa, semoga para korban bencana banjir di Masamba dapat menghadapi dan melalui semua ini dengan kekuatan dan kesabaran," tuturnya.

Sebagai informasi, terjadinya bencana banjir badang dikarenakan adanya kejadian curah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Masamba dan sekitarnya yang membuat 3 sungai di Luwu Utara meluap. Ketiga sungai tersebut yaitu Sungai Rongkong di Kecamatan Sabbang, Sungai Meli di Kecamatan Baebunta dan Sungai Masamba di Masamba.

(akn/ega)