Untung Rugi Data Kasus Corona Tak Lagi Disampaikan Juru Bicara

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 12:50 WIB
Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito (YouTube Sekretariat Presiden)
Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito (YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Data kasus harian Corona kini hanya disampaikan melalui situs covid19.go.id, tidak diumumkan secara verbal. Pakar epidemiologi menjelaskan keuntungan dan kerugian pola pengumuman Corona yang baru ini.

"Dengan tidak diumumkan lagi data harian seperti sebelumnya bisa dimaknai untuk rehat dalam penyampaian kasus secara verbal," kata epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair) Laura Navika Yamani saat dihubungi, Rabu (22/7/2020).

Laura melihat pola baru ini keuntungannya bisa memberikan rehat sejenak. Dia yakin selama ini pasti ada sebagian masyarakat yang bosan dan ketakutan melihat laporan harian kasus Corona ini.

"Saya yakin sebagian masyarakat kita ada yang bosan dengan pemberitaan kasus positif, kematian dan sembuh, atau ada yang merasa ketakutan terutama sejak kenaikan yg cukup signifikan dalam sebulan. Tetapi juga mungkin ada masyarakat yang merasa bahwa sebetulnya memang perlu ada laporan setiap harinya," ujarnya.

Meskipun melihat perubahan pola pengumuman kasus Corona ini sebagai rehat, Laura juga melihat kerugian pola baru ini. Dia menyarankan update dilakukan per seminggu atau dua minggu.

"Tapi risikonya memang tidak semua masyarakat akan bisa menjangkau informasi tersebut. Memang harus dilakukan update berkala yang mungkin tidak perlu per hari tapi bisa per seminggu atau 2 minggu yang disampaikan di televisi," tuturnya.

"Dan seharusnya edukasi sosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi ini harus terus dilakukan seperti yang juga disampaikan oleh Pak Yurianto ketika konferensi pers tentang kasus harian," sambungnya.

Untuk diketahui, setelah 140 hari Achmad Yurianto purnatugas sebagai jubir tekait penanganan Corona. Posisinya digantikan Prof Wiku Adisasmito. Hal ini juga diikuti oleh perubahan pola pengumuman kasus Corona.

Tonton video 'Survei Indikator: Kinerja Penanganan Covid-19 Pemerintah Dinilai Meningkat':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2