Mensesneg: Komite Penanganan Corona dan Pemulihan Ekonomi Ibarat Gas-Rem

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 10:08 WIB
Mensesneg Pratikno (Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Mensesneg Pratikno (Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan pembentukan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) merupakan perwujudan dari konsep gas dan rem. Konsep tersebut, kata Pratikno, mengintegrasikan upaya penanganan kesehatan dan perekonomian secara seimbang.

"Komite ini dimaksudkan untuk mengintegrasikan kebijakan antara kebijakan kesehatan dengan kebijakan perekonomian yang sering dikatakan Pak Presiden, ini ibarat ada gas ada rem, dua-duanya harus diselesaikan secara seimbang," ujar Pratikno dalam keterangan tertulis yang disiarkan Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Rabu (22/7/2020).

Pratikno memastikan bahwa upaya pemerintah dalam menangani dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh pandemi Corona tidak akan mengendur sedikit pun. Sebaliknya, saat ini pemerintah tengah berupaya agar vaksin Corona dapat segera tersedia secara luas.

"Tentu saja prioritas pada kesehatan akan tetap sangat sangat sangat utama. Sekarang ini sudah masuk pada tahap bagaimana kita menyiapkan segera untuk vaksin," ucapnya.

Pratikno menjelaskan pengembangan dan uji klinis terhadap vaksin Corona tersebut akan segera dilakukan oleh tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran dan akan ditindaklanjuti oleh BPOM dan Bio Farma.

"Jadi sekali lagi ini adalah ibarat gas dan rem semua-semuanya berjalan dengan terintegrasi. Dua-duanya terselesaikan dengan baik, karena permasalahan ekonomi juga permasalahan yang sangat penting," tutur Pratikno.

Selanjutnya
Halaman
1 2