Jasad Orok di Benteng Somba Opu Diduga Hasil Aborsi

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 08:05 WIB
Lokasi penemuan jasad.
Lokasi penemuan jasad di pemakaman Benteng Somba Opu. (Dok. Istimewa)
Makassar -

Jasad orok bayi yang ditemukan warga di pemakaman Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Gowa, telah diidentifikasi oleh tim medis Puskesmas Kanjilo. Polisi menduga jasad orok berusia 6 bulan berjenis kelamin perempuan ini sengaja diaborsi oleh orang tuanya.

"Diduga orok bayi ini hasil hubungan gelap kedua orang tuanya, ada indikasi dokter orok ini sengaja diaborsi karena usianya belum cukup 9 bulan, sebelum jasadnya dibungkus kain lalu dibuang di kuburan," ujar Kanit Reskrim Polsek Barombong Iptu Ali Akbar kepada wartawan, Rabu (22/7/2020).

Terkait dugaan aborsi, lanjut Ali, Unit Reskrim Polsek Barombong langsung mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk mencari pelaku yang sengaja membuang orok di pemakaman warga.

"Saat ini kami selidiki siapa pelakunya, diduga pelakunya malu dan sengaja menggugurkan kandungannya," tambah Ali.

Usai diidentifikasi tim medis Puskesmas Kanjilo, orok bayi malang tersebut langsung dimakamkan di pekuburan umum Dusun Tangalla, Desa Kanjilo, Barombong.

Sebelumnya diberitakan, orok bayi yang terbungkus kain kafan ini ditemukan warga Kelurahan Benteng Somba Opu sekitar pukul 16.30 Wita, Selasa (21/7) kemarin.

Saat ditemukan, orok ini sudah dikerubungi lalat dan beraroma busuk. Penemuan ini mengagetkan warga dan pengunjung kawasan situs sejarah Benteng Somba Opu. Lokasi kejadian tidak jauh dari Museum Karaeng Pattingngalloang dan kompleks rumah adat suku-suku di Sulsel.

(mna/dnu)