Lembaga Era SBY Dibubarkan, PD: Video Marah-marah Jokowi Bukan Gimmick

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 21 Jul 2020 20:50 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Partai Demokrat (PD) angkat bicara tentang sejumlah lembaga era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dibubarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). PD mengapresiasi pembubaran lembaga oleh Jokowi karena menilai sikap marah Jokowi kepada para menteri beberapa waktu lalu bukan sekadar sandiwara.

"Saya pikir ini tindak lanjut dari video marah-marah Jokowi kemarin. Kita apresiasi bahwa video marah-marahnya bukan sandiwara, bukan gimmick, tapi benar-benar dilaksanakan dengan membubarkan beberapa lembaga, yang secara konstitusi merupakan hak prerogatif presiden," kata Wasekjen PD Irwan kepada wartawan, Selasa (21/7/2020).

Presiden Jokowi tampak marah terhadap kinerja menterinya pada Kamis (18/6) dalam sebuah video yang diunggah akun YouTube Setpres. Ketika itu, Jokowi juga sempat mengucapkan kata reshuffle.

"Itu juga memberi sinyal bahwa Presiden ingin fokus pada penyelamatan ekonomi, sekaligus sinyal bahwa pemerintah lagi kesulitan, lagi benar-benar terpuruk secara pengelolaan ekonomi sehingga harus membubarkan lembaga ini," ujar Irwan.

Namun Irwan memberi catatan soal pembubaran lembaga yang dilakukan Jokowi. Dia menyinggung soal pembubaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

"Yang jadi catatan tentu adalah terburu-buru pembubaran Gugus Tugas karena faktanya hari ini kita ketahui perkembangan sebaran COVID terus meningkat, terutama di beberapa daerah, baik yang meninggal positif, tapi kemudian dibubarkan dengan lebih menekankan pada penyelamatan ekonomi nasional," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2