Kasus Pidana Brigjen Prasetijo Pembantu Djoko Tjandra Naik ke Penyidikan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Selasa, 21 Jul 2020 17:16 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Prasetijo Utomo
Brigjen Prasetijo Utomo yang membantu Djoko Tjandra (Foto: Raja Adil Siregar/detikcom)
Jakarta -

Polri mengatakan proses perkara dugaan tindak pidana terhadap Karo Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo yang menerbitkan surat jalan terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra telah naik ke tahap penyidikan. Dalam hal ini, Polri juga telah memeriksa 6 saksi.

"Berkaitan dengan tim yang dibentuk oleh Bareskrim untuk menindaklanjuti daripada kasus pidananya, bahwa kemarin hari Senin tanggal 20 Juli, kasus tersebut setelah kita memeriksa 6 saksi," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2020).

Argo menerangkan keenam saksi tersebut berasal dari Staf Korwas PPNS dan juga Staf Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes). Prasetijo, kata Argo, diduga telah melanggar pasal 263, 426 dan 221 KUHP.

"Yaitu adalah dari Staf Korwas PPNS dari Staf Pusdokkes dan kemarin tanggal 20 Juli, kasus tersebut naik penyidikan dengan dugaan pasal 263 KUHP, 426 KUHP dan atau 221 KUHP," tuturnya.

Penyidikan ini dilakukan Polri untuk mencari tersangka dalam kasus ini. Polri juga masih menunggu terkait kelanjutan prosesnya.

"Tentunya nanti setelah kita melihat dari pemeriksaan saksi dan kemudian juga sudah naik sidik, nanti akan mencari siapa tersangkanya, nanti kita masih menunggu dari tim untuk menindaklanjuti daripada penyidikan daripada kasus ini," tuturnya.

Argo mengatakan pihaknya sudah membuat laporan polisi (LP) setelah pelimpahan berkas dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) ke Bareskrim. Dia mengatakan tidak menutup kemungkinan untuk memberikan keterangan tambahan dari penyidik Bareskrim jika masih dibutuhkan penjelasan.

"Sudah kemarin kan sudah ada dari laporan dari Propam sudah diserahkan kepada Bareskrim berkaitan dengan beberapa keterangan dari saksi yang sudah dimintai keterangan oleh Propam. Tentunya nanti kalau misalnya ada keterangan tambahan nanti akan ditambahkan oleh penyidik Bareskrim Polri," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri akan memproses pidana eks Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo, yang menerbitkan surat jalan terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra. Prasetijo diduga kuat menyalahgunakan wewenang dan membuat surat palsu.

"Untuk internal Polri dugaan kuat penyalahgunaan wewenang dan membuat surat palsu untuk kepentingan perjalanan JC (Joko Candra) ke Indonesia mulai dari buat surat jalan sampai dengan cek red notice dan giat lain dalam rangka mengajukan proses PK sampai dengan kembalinya JC ke luar negeri. Semua sedang kita lidik," kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan, Senin (20/7).

(dhn/dhn)