Pascaledakan Bom Palu, Pasar Daging Babi Ditutup
Senin, 02 Jan 2006 14:12 WIB
Palu - Pasar daging babi di Jalan Pulau Sulawesi, Maesa, Palu, Sulawesi Tengah yang diguncang bom pada Sabtu (31/12/2005) lalu kini tampak sepi. Beberapa lapak yang sebelum ledakan laris dikunjungi pembeli, kini tak lagi buka. Lapak-lapak itu kini dipasang garis polisi.Sedikitnya 3 orang penjual daging babi dan empat orang warga tewas menjadi korban ledakan bom. Beberapa penjual daging babi dan anjing yang selamat mengaku tidak lagi berjualan di lokasi tersebut. Demikian juga beberapa warga tak mau lagi belanja di lokasi tersebut. Pantauan detikcom, Senin (2/1/2006) di tempat kejadian perkara (TKP) Jalan Pulau Sulawesi, Palu, Tim Laboratorium Forensik Polda Sulteng masih terus melakukan olah TKP. Garis polisi tampak di pasang di TKP.Di pasar yang khusus menjual daging babi dan anjing ini, hanya ada 10 lapak. Lapak-lapak ini bentuknya sangat sederhana, Hanya menggunakan papan untuk jualan dan atap seng saja. Lokasi persis berada di Jalan Sulawesi.Para pedagang mengaku telah kapok berjualan di lokasi tersebut. "Kami sudah kapok, dan warga sudah tidak mau datang ke lokasi tersebut," katanya.
(jon/)











































