Rekor di PSBB Transisi, Positivity Rate Corona Jakarta Tembus 12,9%

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 21 Jul 2020 09:47 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Jakarta -

Positivity rate atau persentase kasus positif virus Corona (COVID-19) di DKI Jakarta menyentuh 12,9%. Angka itu menjadi angka paling tinggi atau rekor selama masa PSBB transisi di Jakarta.

Dilihat dari situs resmi Corona di DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id, Selasa (21/7/2020), pada 19 Juli 2020, dilakukan tes PCR pada 2.824 orang, 2.794 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru dengan hasil 361 positif dan 2.433 negatif.

Dari hasil pengetesan tersebut, laporan kasus Corona di Jakarta pada Senin (20/7), ada tambahan 361 kasus baru dan akumulasi sebanyak 16.712 kasus.

Daftar tabel positivity rate dorona di DKI Jakarta. Rekor paling tinggi selama PSBB masa transisi sebesar 12,9%.Daftar tabel positivity rate Corona di DKI Jakarta. Rekor paling tinggi selama PSBB masa transisi sebesar 12,9%. (Foto: corona.jakarta.go.id)

Diketahui, positivity rate kasus baru harian di Jakarta sebanyak 12,9%. Nilai ini lebih tinggi dari yang pernah disampaikan oleh Gubernur Anies Baswedan pada Minggu (12/7) dengan nilai 10,5%.

"Sebagai catatan, tanggal 4-10 Juni di Jakarta kita melakukan 21.197 orang dites dan positivity rate-nya 4,4 persen. Lalu tanggal 11-17 Juni, 27.091 orang dites tingkat positivity rate-nya 3,1. Lalu 18-24 Juni ada 29.873 orang yang dites, positivity rate-nya 3,7 persen," ucap Anies Baswedan dalam video '12 Jul 2020 Gub Anies Baswedan Update Perkembangan Penanganan Covid-19' di akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, seperti dilihat detikcom, Minggu (12/7).

"Kemudian 25 Juni-1 Juli ada 31.085 orang yang dites PCR, kemudian positivity rate-nya 3,9 persen. Lalu 2-8 Juli ada 34.007 orang, positivity rate-nya 4,8 persen. Tapi hari ini angka positivity rate itu menjadi 10,5 persen, melonjak dua kali lipat," ujar Anies.

Tonton video 'WHO Sebut 3 Tempat yang Mudah Tularkan Virus Corona':

(aik/fjp)