Penuhi Syarat Dukungan, Walkot Bukittinggi Kembali Maju Jalur Independen

Jeka Kampai - detikNews
Selasa, 21 Jul 2020 08:18 WIB
Jalan Buntu Pilkada 2020
Ilustrasi Pilkada 2020 (Foto: detik)
Jakarta -

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias kembali maju dari jalur perseorangan (independen) dalam Pilkada Bukittinggi. Ramlan dinyatakan lolos tahapan verifikasi faktual oleh KPU setempat dan menjadi satu-satunya bakal calon dari jalur perseorangan yang dinyatakan memenuhi syarat.

"Kita sudah selesaikan tahap verifikasi faktual. Baru pasangan Ramlan Nurmatias-Syahrizal Datuak Palang Gagah yang memenuhi syarat maju dari jalur perseorangan," kata Ketua KPU Kota Bukittinggi Heldo Aura kepada detikcom, Selasa (21/7/2020).

Ramlan adalah petahana Wali Kota Bukittinggi periode 2016-2021. Pada Pilwako sebelumnya, ia juga maju dari jalur perseorangan bersama Irwandi dan menjadi satu-satunya pasangan dari jalur nonpartai di Sumatera Barat.

Pasangannya saat ini adalah Syahrizal, yang kini menjabat Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Bukittinggi. Pasangan itu mengumpulkan berkas dukungan 11.958 atau di atas ambang batas syarat dukungan perseorangan, 8.145 dukungan.

Menurut Heldo, ada tiga pasangan bakal calon yang mendaftar dari jalur perseorangan. Hanya, dua pasangan lainnya masih harus melengkapi syarat dukungan karena dalam tahapan verifikasi faktual belum terpenuhi.

Dua pasangan lainnya adalah Martias Tanjung-Taufik Dt Nan Laweh dan M Fadhli-Yon Afrizal.

Martias Tanjung-Taufik Nan Laweh menyerahkan 9.827 berkas. Dalam verifikasi, yang memenuhi syarat hanya 854 berkas. Sedangkan M Fadhli-Yon Afrizal menyerahkan berkas sebanyak 8.991 dengan hasil sah yang dinyatakan KPU sebanyak 1.517.

"Masih ada kesempatan bagi kedua pasangan memperbaiki dari 25 sampai 27 Juli 2020. Perbaikannya sesuai kekurangan berkas yang dikalikan dua," kata Heldo.

Dengan demikian, pasangan Martias Tanjung-Taufik harus menyerahkan tanda dukungan sebesar 14.582 lagi, sementara M. Fadhli-Yon Afrizal sebanyak 13.256 berkas dukungan. Berkas dukungan ini mesti diserahkan untuk perbaikan guna menjaga peluang menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Tonton video 'Polri-Bawaslu Tandatangani Peraturan Bersama Pilkada 2020':

(mae/mae)