7 Rumah Adat Paling Hits di Indonesia dari Aceh sampai Papua

Tim detikcom - detikNews
Senin, 20 Jul 2020 20:00 WIB
Warga mengunjungi lokasi wisata Rumah Joglo Puri Wedari di Setia Asih, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (6/6/2020). Rumah Joglo tersebut didirikan untuk mengobati kerinduan warga perantau asal Jogjakarta terhadap kampung halaman dan saat ini menjadi objek wisata bagi warga sekitar dengan tarif masuk sebesar Rp15 ribu per orang. ANTARA FOTO/Suwandy/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/Suwandy/7 Rumah Adat Paling Hits di Indonesia dari Aceh sampai Papua
Jakarta -

Kebakaran melanda Kawasan Rumah Adat Attakkae, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Minggu (19/7/2020). Sebanyak dua rumah adat tak berpenghuni habis terbakar dalam peristiwa tersebut. Namun rumah adat di Indonesia tak hanya di Atakkae.

Negeri ini memiliki lebih dari 1.000 suku bangsa jika merujuk sensus penduduk oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010. Sebagian besar dari suku-suku tersebut memiliki rumah adatnya masing-masing. Meski ada juga yang punya kemiripan.


Berikut rumah adat yang paling hits di Indonesia:

1. Rumah Krong Bade, Aceh

Rumah Krong Bade merupakan rumah adat dari Aceh. Rumah ini model rumah panggung dan memiliki anak tangga berjumlah ganjil.

Rumah adat ini menjulur dari timur ke barat mengambil garis imajiner ke arah Kakbah. Pada bagian atap rumahnya, diberikan material daun rumbia. Sedangkan untuk lantai terbuat dari bambu.

2. Rumah Gapura-Bali

Rumah Gapura merupakan rumah adat dari Bali. Rumah adat ini menyerupai pura di bagian depan.

Rumah adat ini dapat menunjukkan tingkat mapan pemiliknya. Masyarakat biasa, dinding bangunan terbuat dari lumpur. Sedangkan untuk golongan atas menggunakan batu bata.

3. Rumah Kebaya- Betawi

Rumah Kebaya adalah rumah adat dari Betawi. Bentuk rumah adat ini menyerupai pelana yang dilipat. Jika dilihat dari samping maka lipatan-lipatan tersebut seperti lipatan kebaya. Rumah adat dari Betawi ini bisa dilihat pada serial Si Doel.


4. Rumah Joglo- Jawa

Rumah adat paling hits di Indonesia lainnya yakni Rumah Joglo. Rumah adat ini terdapat di daerah Jawa. Rumah ini terbagi dalam beberapa area seperti pendapa, pringgitan, dan dalem.

Pendapa merupakan ciri khas rumah joglo. Pada bagian pringgitan digunakan sebagai area penghubung antara pendopo dengan rumah dalam yang biasa digunakan sebagai ruang tamu. Sedangkan bagian dalem adalah ruangan privasi untuk bersantai keluarga.


5. Rumah Gadang, Sumatera Barat

Rumah Gadang Sungai BaringinRumah Gadang Sungai Baringin Foto: (Redha Andika Ahdi/d'Traveler)


Rumah Gadang atau Bagonjong merupakan rumah adat asal Sumatera Barat. Rumah adat paling hits ini terlihat unik pada bagian atap yang memiliki bentukan seperti tanduk pada ujung atapnya.

Ruangan di dalam rumah ini tidak memiliki sekat kecuali pada kamar tidurnya. Pada bagian depan rumah dilengkapi dengan ukiran ornamen dengan motif akar, bunga, daun, dan bidang persegi empat serta genjang.

6. Rumah Adat Jawa Barat

Rumah adat Jawa Barat memiliki banyak tipe. Ada tipe Kasepuhan Cirebon karena rumah ini merupakan jejak dari Keraton Cirebon. Tipe kedua yakni Rumah Jolopong yang desain arsitekturnya simpel dan masih banyak di jumpai di daerah pedesaan wilayah Jawa Barat.

Ketiga, Capit Gunting karena rumah adat ini bentuk atap rumah menyerupai capitan gunting. Keempat, Tagog Anjing, rumah adat hampir mirip posisi seekor anjing yang sedang duduk. Rumah panggung rendah ini banyak terdapat di Garut.

Kelima, Badak Huaey, karena desain rumah yang mirip seperti badak menguap. Bahan utama untuk membuat rumah berupa kayu dengan bahan genteng dari tanah liat. Sisi kanan dan kiri rumah tampak lebar. Keenam, Julang Ngapak, memiliki desain atap yang klasik dan bentuknya seperti seekor burung yang sedang mengepakkan sayapnya di udara.

7. Rumah Adat Honai, Papua

Honai, rumah jamur ala suku Dani, PapuaHonai, rumah jamur ala suku Dani, Papua Foto: (Afif/detikTravel)

Rumah adat paling hits di Indonesia lainnya yakni Honai. Honai adalah rumah Adat Papua. Struktur bangunan Rumah Honai terdiri dari dua lantai dan terbuat dari kayu dengan atap berbentuk kerucut yang terbuat dari jerami atau ilalang.

Lantai pertama biasanya terdiri dari kamar-kamar dan digunakan sebagai tempat tidur. Lantai kedua digunakan sebagai tempat beraktivitas. Honai dibangun sempit atau kecil dan tidak berjendela. Hal ini untuk menahan hawa dingin pegunungan Papua.

(nwy/pal)