Disuruh Belanja Sabu Rp 20 Juta Malah Beli Garam, Gobar Disekap Teman

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 20 Jul 2020 19:56 WIB
Ilustrasi narkoba, sabu putau ganja
Ilustrasi Sabu (Mindra Purnomo/detikcom)
Wajo -

Seorang pria di Wajo, Sulawesi Selatan, Nurdin alias Gobar, menjadi korban penyekapan oleh 2 rekannya, M dan A, gegara urusan sabu. Dua orang itu geram karena Gobar malah membawa garam saat diminta membeli sabu-sabu senilai Rp 20 juta.

"Ternyata itu cuma ini aja dia, dia dimintai tolong untuk beli sabu-sabu, yang dibawakan garam," ucap Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Supriyanto saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (20/7/2020) malam. Kini 2 rekan Gobar, yakni M (33) dan A (43), telah ditangkap polisi.

M dan A mulai menyekap Gobar di Kabupaten Wajo, sejak Jumat (17/7). Resmob Polda Sulsel kemudian berhasil menangkap pelaku pada Minggu (18/7), setelah menerima laporan dari korban.

Menurut Supriyanto, M dan A diduga sebagai pemula dalam kasus narkoba sehingga meminta tolong ke Gobar agar dibelikan sabu-sabu. Gobar sendiri disebut pernah menjalani rehabilitasi terkait kasus narkoba.

"Dulu memang dia sempat (terlibat kasus narkoba), kan sudah pernah direhab Gobarnya," sebut Supriyanto.

Namun, bukannya membeli sabu-sabu, Gobar malah mengemas garam mirip sabu-sabu. Alhasil, M dan A murka sehingga menyekap Gobar.

"Ternyata memang bukan dia beli (sabu), ternyata dia bungkus itu garam. Memang dia beli, tapi beli garam, itu dia bungkus sendiri," ucap Supriyanto.

Kini M dan A telah dibawa ke Polda Sulsel. Polisi melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menyebut belum menemukan barang bukti narkoba, baik dari Gobar maupun kedua rekan Gobar tersebut.

"Kami dalami dulu, kalaupun toh nanti kita dalami belum bisa kita buktikan besok ya nanti kita kembalikan ke keluarganya dulu sambil kita selidiki terus, siapa tahu nanti ada nyangkut ke jaringan yang besar kan lumayan," pungkas Supriyanto.

(gbr/gbr)