Kejari Sabang Terima Uang Pengganti Rp 250 Juta Kasus Korupsi Pelabuhan

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 20 Jul 2020 15:22 WIB
Kejari Sabang terima pengembalian uang Rp 250 juta terkait kerugian negara (dok. Istimewa)
Kejari Sabang menerima pengembalian uang Rp 250 juta terkait kerugian negara. (Foto: Istimewa)
Sabang -

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang, Aceh, menerima uang pengganti kerugian negara kasus korupsi review desain pembangunan terminal Pelabuhan Balohan, Sabang. Uang yang diserahkan berjumlah Rp 250 juta dari total kerugian negara Rp 397 juta.

Uang pengganti itu dipamerkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabang Choirun Parapat saat gelar perkara, Senin (20/7/2020). Uang Rp 250 juta tersebut ditaruh di atas sebuah meja.

"Tadi sekitar pukul 11.00 WIB tim Penyidik Kejari Sabang telah menerima uang pengganti untuk pengembalian kerugian negara dalam perkara tindak pidana korupsi review design pembangunan terminal Pelabuhan Balohan Sabang tahun anggaran 2016 pada BPKS (Badan Pengusahaan Kawasan Sabang) sejumlah Rp 250 juta," kata Choirun kepada wartawan.

Menurutnya, uang pengganti tersebut bakal disimpan di rekening titipan barang bukti Kejari Sabang. Kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp 397 juta.

"Dalam kasus ini, penyidik Kejari Sabang telah menetapkan dua orang tersangka, yaitu THK selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan MT selaku penyedia jasa atau rekanan," jelasnya.

Choirun berjanji mengusut tuntas dugaan korupsi tersebut. Setelah berkas lengkap, pihaknya akan melimpahkan kasus ke Pengadilan Tipikor.

"Kejari Sabang berkomitmen untuk menuntaskan perkara ini untuk kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor," ujarnya.

(agse/haf)