Termasuk Uskup Agung, Total 8 Orang di Keuskupan Medan Positif COVID-19

Ahmad Arfah - detikNews
Senin, 20 Jul 2020 11:04 WIB
Poster
Ilustrasi COVID-19 (Edi Wahyono-detikcom)
Medan -

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Medan mengatakan ada delapan orang, termasuk Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung OFM Cap, yang dinyatakan positif COVID-19. Kedelapan orang ini disebut terpapar COVID-19 usai menghadiri pertemuan dengan pihak di luar Keuskupan.

"Mereka ada beberapa pertemuan di luar, jadi dia itu membawa, dialah yang mengawali semua mereka. Karena mereka itu satu, istilahnya rumah lah ya. Di situ mereka ada 10 orang. Jadi yang pasti mereka terpapar dari luar, yang saya tahu sampai tadi malam itu delapan," kata Jubir GTPP COVID-19 Medan, Mardohar Tambunan, saat dimintai konfirmasi, Senin (20/7/2020).

Namun, Mardohar tak menjelaskan detail pertemuan yang dimaksud. Dia mengatakan saat ini pihaknya melakukan pelacakan riwayat orang-orang yang pernah terlibat kontak dengan Kornelius.

"Dari keuskupan itu kan ada delapan. Pimpinannya itu dirawat di Martha Friska, sebagian juga ada di (rumah sakit) Elisabeth," ucapnya.

Dia menyebut orang-orang yang terpapar COVID-19 itu antara lain adalah pastor, suster dan orang-orang lain yang masih ada kaitan dengan Keuskupan. Mardohar menyebut mereka yang dinyatakan positif COVID-19 tidak punya riwayat perjalanan dari luar negeri.

"Pastor, suster atau orang dari Keuskupan itu kan punya kontak dengan orang di luar Keuskupan. Kalau dari luar negeri nggak ada, sekitar Sumatera Utara," tuturnya.

Sebelumnya, Kornelius dinyatakan positif terpapar COVID-19 setelah menjalani tes polymerase chain reaction (PCR). Juru Bicara Keuskupan Agung Medan (KAM) Pastor Benjamin Purba mengatakan bahwa kondisi Kornelius stabil.

"Laporan kemarin, kondisi stabil, mandi sendiri, makan baik dan inilah hasilnya disampaikan oleh dokter Fransiscus Ginting, beliau positif (Corona) berdasar tes metode PCR," katanya seperti dilansir dari Antara, Minggu (19/7).

Tonton video 'Kesalahan Strategi Negara dalam Tangani Corona Menurut WHO':

(haf/haf)