Djoko Tjandra di Malaysia, Imigrasi: Tak Ada di Data Perlintasan

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 19 Jul 2020 05:52 WIB
Humas Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM Arvin Gumilang
Kebag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang (Foto: Rahel Narda/detikcom)
Jakarta -

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyebut buron kasus cessie Bank Bali, Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra, kini berada di Kuala Lumpur, Malaysia. Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyatakan nama Djoko Tjandra tak ada dalam daftar keimigrasian terbang ke Malaysia.

"Nggak ada (dalam daftar catatan penerbangan) sama sekali," kata Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang, saat dihubungi, Sabtu (18/7/2020).

Begitu juga dengan data pemeriksaan, Arvin menegaskan nama Djoko Tjandra tidak pernah ada dalam data perlintasan.

"Dan seperti penjelasan yang disampaikan dirjen imigrasi dalam beberapa kesempatan, bahwa atas nama JST (Joko Soegiarto Tjandra) tidak ada dalam data perlintasan di imigrasi, artinya tidak pernah ada pemeriksaan keimigrasian atas nama yang bersangkutan," ujarnya.

Sebelumnya, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyebut Djoko Tjandra, kini berada di Kuala Lumpur, Malaysia. MAKI mengaku pihaknya pernah bertemu langsung dengan Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Ini jelas di Kuala Lumpur. Saya tahu persis Oktober kemarin tim kita ketemu dan sekarang dia balik ke Kuala Lumpur. Tim kami bertemu di Kuala Lumpur di Menara Tun Razak Exchange, lantai 105-106. Tim saya pernah ketemu Oktober 2019 dan saya yakin di sana," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman dalam diskusi polemik bertema 'Ironi Djoko Tjandra dan Tim Pemburu Koruptor', Sabtu (18/7/2020).

Boyamin kemudian menjelaskan rute perjalanan pelarian Djoko Tjandra dari Indonesia ke Malaysia. Ia menyebut Djoko masuk dan keluar Indonesia melalui jalur perbatasan Entikong, Kalimantan Barat (Kalbar), lalu melakukan perjalanan ke Jakarta dari Pontianak menggunakan pesawat turun di Bandara Halim Perdanakusuma. Menurut Boyamin, hal itu dilakukan Djoko Tjandra secara berulang.

"Itu bolak-balik (perjalanan Pontianak-Jakarta) dari (Bandara) Halim, masuk lewat Halim dari Pontianak. Jadi urutan begini, dari Malaysia, Kuala Lumpur, ada dua potensi langsung ke Pontianak atau lewat Entikong jalur tikus. Saya yakin banyak jalan tikus karena tidak terdeteksi apa pun Djoko Tjandra itu masuk pakai Djoko Tjandra maupun Djokcan. Artinya, dia masuk lewat jalan tikus Entikong, kemudian dari Bandara Pontianak ini ke Jakarta ada beberapa, ada pernah pakai private jet, pakai Lion, pakai komersial ini berulang-ulang. Djoko Tjandra ini tidak lama di Indonesia, cuma 2-3 hari, cepat-cepat balik ke Kuala Lumpur, ngurus PK dan KTP. Selesai. Dia balik ke Kuala Lumpur, ngurus paspor. Selesai. Balik ke Kuala Lumpur," ungkap Boyamin.

Tonton video 'MAKI: Djoko Tjandra di Malaysia, Keluar-Masuk RI Lewat Jalur Tikus':

(eva/isa)