SBY: Dibutuhkan Kerja Serius Atasi Penyebab Kerawanan Sosial

SBY: Dibutuhkan Kerja Serius Atasi Penyebab Kerawanan Sosial

- detikNews
Minggu, 01 Jan 2006 10:07 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui selama setahun terakhir aksi terorisme dan letupan konflik sosial masih sering terjadi. Karenanya, dibutuhkan kerja yang lebih serius dan sistematis mengatasi masalah tersebut.Demikian disampaikan oleh Presiden SBY dalam pidato akhir tahun 2005 dan menyambut awal tahun 2006 yang bahannya diterima detikcom, Minggu (1/01/2006)."Di bidang keamanan, situasi selama setahun terakhir masih diwarnai oleh letupan konflik horisontal dan aksi terorisme. Meskipun pelaku-pelaku utama dari gerakan terorisme telah berhasil dilumpuhkan, namun pekerjaan besar belum selesai," kata Presiden SBY.Sementara itu, dalam upaya pemberantasan jaringan narkoba, patut disyukuri bahwa pihak keamanan telah berhasil mengungkap serta memberantas pusat pembuatan obat-obat terlarang tersebut. "Tetapi kita masih harus bekerja lebih serius dan lebih sistematis, agar akar-akar penyebab dan faktor-faktor yang mendorong terjadinya konflik, terorisme, dan kejahatan narkoba itu dapat kita hilangkan dari negeri yang kita cintai ini," terangnya.Selain berbagai persoalan yang ada, hal yang cukup menggembirakan adalah penghentian konflik bersenjata secara damai di Aceh telah dapat diwujudkan dengan baik. Hal itu merupakan sebuah prestasi penting yang membesarkan hati, sebab merupakan sebuah prestasi yang juga diakui oleh dunia internasional. "Dengan inisiatif dan implementasi perdamaian ini, kita dapat membangun Aceh lebih intensif lagi, untuk meninggalkan masa lalu yang kelam dan membangun masa depan yang lebih cerah," ujar Presiden. (san/)


Berita Terkait