Suhu Saat Puncak Haji di Armina 8-10 Derajat Celcius
Minggu, 01 Jan 2006 08:08 WIB
Madinah - Pelaksanaan ibadah haji kurang sembilan hari lagi. Segala persiapan di Arafah-Mina telah dilakukan pemerintah Arab Saudi. Jamaah haji juga sedang mempersiapkan diri. Salah satu yang perlu disiasati jamaah haji nanti adalah menghadapi udara dingin. Sebab, suhu pada tanggal 8-13 Dzulhijjah, suhu udara diperkirakan akan menurun drastis."Berdasarkan prakiraan cuaca, suhu menurun mulai tanggal 8 Dzulhijjah. Tapi, suhu paling dingin akan dicapai pada tanggal 13 Dzulhijjah," kata Wakil Kepala Daerah Kerja (Daker) Bidang Pelayanan Kesehatan PPIH Madinah, Dr Anasrul S Rahman, saat memberikan pembekalan kepada petugas haji di Kantor Daker Madinah, Jl. Airport, Madinah, Sabtu (31/12/2005).Menurut Anasrul, suhu di Makkah pada tanggal 13 Dzulhijjah sekitar 13 derajat Celcius. Sedangkan di Madinah mencapai 5 derajat Celcius. "Jadi, suhu Armina ya di tengah-tengahnya, antara 8-10 derajat Celcius," kata dia.Untuk menghadapi suhu rendah ini, petugas haji dan jamaah haji diimbau mempersiapkan diri membawa barang-barang yang diperlukan agar tidak kedinginan. "Karena saat wukuf laki-laki hanya diperbolehkan mengenakan pakaian ihram, maka sebaiknya mengenakan pakaian ihram yang tebal atau mengenakan pakaian ihram rangkap dua," ungkap Anasrul.Petugas dan jamaah haji juga diimbau membawa pakaian tebal atau jaket, dan penutup kepala. Pakaian ini bisa dikenakan setelah jamaah haji selesai melakukan jumrah aqabah dan tahallul. "Terutama bagi petugas yang tanggal 13 Dzulhijjah masih berada di lapangan, karena saat itu suhu pas dingin-dinginnya," ujar dia.Selain berbekal pakaian ihram tebal, para jamaah haji juga diimbau untuk membawa makanan ringan yang langsung bisa dimakan (tidak perlu dimasak terlebih dulu). Selain itu juga perlu membawa suplemen untuk meningkatkan ketahanan tubuh.
(asy/)











































