Round-Up

Belum Laku Dilelang Bikin Jaksa Banting Harga Ferrari Selundupan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 18 Jul 2020 06:30 WIB
Ferrari dilelang Rp 10,2 miliar (Raja Adil-detikcom)
Foto: Ferrari dilelang Rp 10,2 miliar (Raja Adil-detikcom)
Palembang -

Mobil supermewah sitaan Bea Cukai Palembang, Ferrari 458 Speciale tak kunjung diminati usai dilelang oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Karena dinilai harga saat pembukaan lelang terlalu tinggi, maka rencananya harga lelang mobil tersebut akan dibuat lebih murah dari sebelumnya.

Mobil itu berwarna abu-abu dengan nomor mesin 247460 dan nomor rangka ZFF75VHC000204517.

"Kemarin sudah kita lakukan proses lelang online sesuai harga Rp 10 miliar lebih. Tapi belum ada peminat. Secepatnya kita lelang lagi. Sekarang kita masih koordinasi dengan KPKNL untuk menentukan harga dan persyaratan peserta lelang. Yang pasti harganya lebih rendah dari lelang pertama" ujar Kasi Barang Bukti dan Rampasan Kejari Palembang Fifin Suhendar, Jumat (17/7/2020).

Mobil Ferrari 458 Speciale adalah barang bukti dalam kasus penyelundupan barang impor dengan terpidana Hatta Ansori. Ferrari selundupan itu diharapkan segera terjual.

"Ini mobil mewah, perawatan juga cukup mahal. Kalau lama-lama di kita, tentunya akan semakin banyak biaya keluar untuk perawatan. Jadi, kalau (mobil) sudah terjual, biaya ditanggung pemilik dan uangnya masuk ke kas negara," katanya.

Ferrari Selundupan yang Disita Negara Dilelang Rp 10 MiliarFerrari Selundupan yang Disita Negara Dilelang Rp 10 Miliar (Foto: Dok. KPKNL Palembang)

Tonton juga 'Anak Hary Tanoe Pakai Uang Tabungan Beli Motor Lelang Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]

Fifin menjelaskan Ferrari selundupan itu baru dilelang setelah adanya keputusan yang berkekuatan hukum tetap. Hatta Ansori telah divonis 3,5 tahun penjara pada November 2019.

Sebelumnya Fifin menerangkan, Ferrari selundupan itu dilelang dengan harga Rp 10 miliar, di mana pembelinya harus menjaminkan uang sebesar Rp 5 miliar. Mobil yang dibuat langsung di Italia itu berada di kantor Kejari, Jalan Gubernur H Bastari.

Fifin menerangkan harga Ferrari selundupan itu mahal karena limited edition atau edisi terbatas. "Memang untuk harga sangat tinggi karena kategori mobil mewah dan edisi terbatas," sebut Fifin.

Kondisi mobil ini tanpa dokumen asli kepemilikan mobil seperti BPKB, STNK, dan faktur. Sehingga pembelinya atau pemenang lelang nantinya harus merogoh kocek sendiri untuk biaya-biaya seperti bea balik nama, biaya perawatan serta biaya pengamanan.

Fifin menerangkan, pemenang lelang juga masih diwajikan melunasi Ferrari selundupan itu ditambah bea sebesar 3% dari harga lelang. Pelunasan selambat-lambatnya 5 hari kerja, terhitung sejak dinyatakan sebagai pemenang lelang.

Selanjutnya
Halaman
1 2