MUI: Bom Palu Bukan Konflik Agama
Sabtu, 31 Des 2005 16:20 WIB
Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras bom yang meledak di Palu. Peledakan bom yang menewaskan 8 orang tersebut bukan konflik agama."Ini bukan asalah agama. Tetapi kemungkinan pihak ketiga yang menggunakan momentum agama," kata Ketua MUI Amidhan di kantor MUI, Masjid Istiqlal, Taman Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat, Sabtu (31/12/2005).Ketika ditanya pihak ketiga yang dimaksud siapa, Amidhan menolak membeberkan. "Saya masih mengkaji karena masalah Poso dan Palu komplek. Tidak hanya masalah agama, tetapi juga ekonomi dan politik. Seperti sumber ekonomi yang diekploitasi yang tidak berkeadilan, atau politik mengenai jabatan pemerintahan yang ada di sana," kata Amidhan.Dijelaskan dia, masalah di Poso telah berlangsung sejak 4-5 tahun lalu. "Berulang-ulang terjadi konflik, lalu damai, dan terjadi konflik lagi. Tahun 2002 sudah ada perdamaian, yaitu Malino II yang diprakarsai Menko Kesra waktu itu Jusuf Kalla," ujar salah satu anggota Komnas HAM ini."Jadi sudah ada kesepakatan antara tokoh agama yang menyatakan tidak ada masalah lagi. Apabila ada tindakan kekerasan lagi pasti bukan dari keduabelah pihak," tandasnya.
(jon/)











































