MUI DIY Berharap Malam Tahun Baru Hujan
Sabtu, 31 Des 2005 16:08 WIB
Yogyakarta - Agar tidak terjadi kegiatan yang madharat atau yang negatif dan berbau pornoaksi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengharapkan menjelang malam pergantian tahun atau tahun baru 2006 nanti malam diguyur hujan deras. Akibatnya orang tidak jadi atau batal merayakan malam pergantian tahun itu dengan kegiatan pesat pora atau hura-hura."Saya mengharap nanti malam hujan sehingga tidak ada atau masyarakat Yogyakarta yang berhura-hura di jalan raya atau berbuat hal-hal yang madharat atau negatif," kata Ketua MUI DIY, KH Thoha Abdurrahman kepadadetikcom, Sabtu (31/12/2005).Thoha mengatakan fenomena merayakan malam tahun di Yogyakarta beberepa tahun terakhir ini sudah sangat memperihatinkan. Orang-orang terutama generasi muda sudah hilang rasa sopan-santun sehingga dengan tidak punya rasa malu lagi berbuat sesuatu hal yang tidak lazim dimuka umum. Contohnya laki-laki dan perempuan saling perpelukan di tempat umum saat detik-detik pergantian tahun, padahal mereka bukan muhrimnya atau suami istri. "Ini bukan budaya yang Islami tapi kok malah banyak ditiru," katanya.Tidak hanya itu lnjut Thoha, banyak anak muda yang berkeliling kota menggunakan sepeda motor dengan suara knalpot sampai memekakkan telinga dari malam hingga dinihari. Belum lagi berbagai kegiatan hura-hura yangdigelar di berbagai tempat di Kota Yogyakarta seperti panggung musik dan atraksi lainnya. "Cara seperti itu kan dapat mengganggu ketentraman orang yang hendak beristirahat tidur. Jadi lebih baik malam tahun baru itu hujan deras sehingga tak banyak orang yang keluar rumah," katanya.Sementara itu berdasarkan pantauan detikcom hinga pukul 15.00 WIB, cuaca mendung di sekitar Kota Yogyakarta. Pada sekitar pukul 14.00 WIB sempat turun hujan gerimis di berbagai tempat di Yogyakarta.Di berbagai tempat seperti di Alun Alun Utara, Stadion Mandala Krida, Plaza Monumen SO 1 Maret di Jl Senopati, depan Galeria Mal di Jl Sudirman, sepanjang kawasan Malioboro sudah berdiri berbagai panggung musik untuk menyambut detik-detik tahun baru 2006. Mulai pukul 18.00-01.00 WIB kawasan Malioboro mulai Tugu Yogyakarta di Jl Mangkubumi hingga perempatan Kantor Pos Besar di jl Senopati akan ditutup dari berbagai kendaraan. Yang boleh masuk ke kawasan itu hanya para pejalan kaki.
(jon/)











































