SBY Instruksikan Jajaran Polkam Usut Ledakan Bom Palu
Sabtu, 31 Des 2005 08:53 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan kepada jajaran Polkam untuk mengusut kasus ledakan bom yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah. SBY meminta jajaran Polkam menyelidiki kemungkinan keterkaitannya dengan kasus-kasus lain yang terjadi sebelumnya di daerah tersebut.Sebab tidak tertutup kemungkinan ledakan bom di Palu ini dilakukan oleh kelompok yang sama dan memiliki keterkaitan dengan kasus sebelumnya."Selama inikan di sana sebelumnya pernah terjadi kasus ledakan dan kekerasan lainnya. Presiden memerintahkan pengusutan terhadap kasus yang berlangsung pagi ini dan kaitannya jika ada dengan kasus-kasus sebelumnya," kata Jubir Kepresidenan Andi Malarangeng di Istana Cipanas, Cianjur, Jawa barat, Sabtu (31/12/2005).Menurutnya, presiden mendapat laporan mengenai peristiwa peledakan bom ini dari Kapolri Jendeal Sutanto pada pukul 07.00 WIB melalui sambungan telepon. Dalam pembicaraan telepon itu, Kapolri melaporkan mengenai ledakan itu dan jumlah korban tewas serta luka-luka.Usai menerima laporan itu, Presiden SBY segera menghubungi pejabat Polhukam untuk segera melakukan langkah-langkah pengusutan, mengejar untuk menangkap pelakunya serta mengidentifikasi para korban dan mengupayakan tidak bertambahnya jumlah korban jiwa.Terkait dengan ledakan itu, Presiden SBY mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada para keluarga korban. "Presiden sangat menyesali dan mengutuk keras teror-teror demikian," tandas Andi.
(atq/)











































