Kapolri Jadi Target Teroris, Pengamanan Diperketat
Jumat, 30 Des 2005 14:59 WIB
Jakarta - Bukan hanya Presiden SBY dan Wapres JK, Kapolri Jenderal Pol Sutanto juga disebut-sebut sebagai salah satu target sasaran teroris. Acara jumpa pers akhir tahun yang bakal diumumkan Kapolri pun dijaga superketat.Laporan akhir tahun akan disampaikan Kapolri di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (30/12/2005) pukul 15.00 WIB.Tas-tas wartawan yang akan meliput acara ini tak luput dari pemeriksaan. Tas-tas itu diperiksa, diberi nomor, dan dititipkan di luar ruangan. Biasanya dalam acara jumpa pers sebelumnya, wartawan diperbolehkan membawa tas mereka.Selain itu, tampak 20 personel polisi berjaga-jaga di dalam ruangan. "Saya mohon maaf karena saya pun kalau mau masuk ruangan itu harus mengalami pemeriksaan yang ketat," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Bambang Kuncoko.Menurut Bambang, pengamanan ini dimaksudkan untuk menjaga keselamatan Kapolri. "Pengamanan ini termasuk informasi pihak terkait mengenai keselamatan Kapolri. Jadi kita lebih waspada," ujarnya.Seperti diberitakan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani membeberkan bahwa Menko Polhukkam dan jajaran menteri di bawahnya berpotensi menjadi target penculikan. Pasalnya, pejabat tersebut yang selama ini memimpin pemberantasan korupsi, terorisme, premanisme, dan kejahatan-kejahatan serius lainnya.
(aan/)










































