Guna Tekan COVID-19, Jokowi Minta Ini ke Raisa hingga Raffi Ahmad

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 11:01 WIB
Jokowi & Raisa
Foto: IG Raisa
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meminta para selebritas atau pekerja seni membantu menyebarluaskan dan membangun kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan. Menurutnya, masyarakat di sejumlah daerah saat ini masih kurang sadar akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan secara ketat di tengah pandemi COVID-19.

"Presiden (Joko Widodo) berharap seniman dapat membantu menyuarakan protokol kesehatan agar lebih dapat didengar, disosialisasikan dan dilaksanakan oleh masyarakat luas," kata Wishnutama dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2020).

Hal itu ia ungkapkan usai mendampingi Presiden Joko Widodo yang bertemu sekitar 30 orang pekerja seni. Hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Soleh Solihun, Raffi Ahmad, Butet Kertaradjasa, Ari Lasso, Andre Taulany, Cak Lontong, Yuni Shara, Tompi, Atta Halilintar, Desta, dan lainnya.

Wishnutama menilai seniman memiliki komunitas dan penggemar sehingga diharapkan sosialisasi dapat lebih masif tersampaikan dengan cara mereka masing-masing. Serta dapat diterima oleh masyarakat dengan baik.

"Dengan caranya mereka akan lebih kreatif, unik, dan fun sehingga dapat membantu menyosialisasikan protokol kesehatan dengan baik agar dapat didengar atau diperhatikan oleh masyarakat," jelasnya.

Dalam kesempatan itu para pekerja seni juga memberi masukan tentang yang mereka hadapi selama pandemi. Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani menuturkan, bersama dengan sejumlah asosiasi penyelenggara kegiatan pihaknya tengah merumuskan Standard Operational Procedure (SOP) penyelenggaraan kegiatan.

Rumusan tersebut membahas mulai dari apa yang harus dilakukan penyelenggara, penonton, vendors, artis sebagai subjek penyelenggara kegiatan. Pembahasan juga menyorot objek dalam penyelenggaraan kegiatan mulai dari peralatan, flow pengunjung, sistem penjualan tiket, penjualan makanan dan lainnya. Semuanya disusun berdasarkan faktor kebersihan, kesehatan dan keberlangsungan lingkungan.

Sehingga diharapkan penyelenggaraan kegiatan dapat kembali berjalan dan pekerja seni dapat kembali produktif namun tetap aman COVID-19 di era adaptasi kebiasaan baru.

"Saat ini sudah memasuki pertemuan ketiga dan kita harapkan dengan pertemuan selanjutnya akan bisa segera disepakati sehingga dapat disampaikan ke Menteri untuk menjadi protokol kesehatan di bidang penyelenggaraan event," kata Handayani.

Namun ia menegaskan Kemenparekraf/Baparekraf hanya menyusun panduan penerapan protokol, sementara untuk perizinan tetap menjadi wewenang pemerintah daerah.

"Perizinan dilaksanakannya kembali berbagai kegiatan atau acara menjadi wewenang pemerintah daerah dan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 dari daerah tersebut," pungkasnya.

Tonton video 'WHO Sebut Butuh Waktu Lama untuk Kembali ke Kehidupan Normal':

(mul/mpr)