Round-Up

Ulah Kepala Desa Aniaya Pewarta Berujung Tersangka

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 22:43 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Foto Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Entah apa yang merasuki Kepala Desa Batu Raja Kol, SW, mendadak naik pitam saat dimintai keterangan seputar proyek pembangunan rabat beton oleh seorang jurnalis, YH. Pak Kades lalu mendorong dan merampas tas wartawan itu.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno mengungkapkan peristiwa dugaan penganiayaan ini berawal saat YH mencecar SW selaku Kades soal pembangunan rabat beton pada Jumat, 3 Juli 2020.

Namun, kata Sudarno, SW tidak senang dicecar pertanyaan tersebut.

"Korban minta penjelasan berkaitan dengan pembangunan rabat beton, tapi kades tidak senang dan kemudian mendorong serta sempat merampas tas korban," kata Sudarno saat dimintai konfirmasi, Rabu (15/7/2020).

YH, yang menjadi korban, juga menjelaskan peristiwa yang dialaminya. Dia mengaku sempat terjatuh hingga mengalami luka akibat didorong SW.

"Waktu saya cecar dengan pertanyaan, Pak Kades hanya no comment. Waktu saya mulai mengeluarkan alat rekam, Kades ini memegang kerah baju bagian leher saya dan mendorong saya hingga terjatuh dan merampas tas saya," ujar YH.

Polisi kemudian turun tangan menyelidiki. Usut punya usut, polisi menetapkan Kades menjadi tersangka setelah mendorong seorang jurnalis, YH, yang sedang bertugas.

"Pelaku dikenai pasal 351 (KUHP)," ujar Sudarno.

(aan/idn)