Gus Choi Tagih Janji SBY Pilih Ryamizard Jadi Panglima
Jumat, 30 Des 2005 12:08 WIB
Jakarta - Janji adalah hutang. Itulah yang menjadi pegangan anggota Komisi I DPR Effendy Choirie. Dia mengingatkan SBY yang berjanji mengajukan nama Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI. "Saya mengingatkan kepada Presiden bahwa saat itu Presiden pernah berjanji akan mengajukan nama Ryamizard yang sempat ditarik. Janji presiden disampaikan ke pimpinan," kata Effendy di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/12/2005).Meski demikian, pria yang akrab dipanggil Gus Choi ini menyatakan, pengajuan nama calon Panglima TNI merupakan hak prerogatif Presiden. "Kalau tidak jadi Ryamizard ya teserah Presiden bagaimana menjelaskan ke publik. Ini bukan berarti saya mendukung calon tertentu, saya hanya ingin mengingatkan. Ryamizard itu kan jenderal yang dicintai di TNI AD ya terserah Presiden," ujar politisi PKB ini.Dalam kesempatan terpisah, Ketua Komisi I Theo L Sambuaga menegaskan Presiden SBY akan menyampaikan nama calon Panglima TNI pada masa sidang mendatang."Masa reses berakhir 12 Januari jadi setelah itu. Kita hanya menunggu nama. Kalau sudah masuk dilakukan fit and proper test," kata Theo."Calonnya terserah Presiden. Dalam UU hanya 1 nama, kalau cocok langsung dilantik tetapi kalau tidak ya dicari lagi," lanjutnya.
(aan/)











































