BMKG: Jateng-Bali Berpotensi Dilanda Kekeringan 20 Hari ke Depan

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 15:20 WIB
ilustrasi kantor bmkg
BMKG (Foto: Farih Maulana/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami kekeringan meteorologis dalam 2 dasarian atau 20 hari ke depan. Wilayah tersebut di antaranya Jawa Tengah hingga Bali.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan hal itu berdasarkan hasil monitoring kejadian hari kering berturut-turut. Selain itu, juga berdasarkan prediksi probabilistik curah hujan dasarian.

"Terdapat indikasi potensi kekeringan meteorologis hingga 2 (dua) dasarian ke depan dengan status waspada hingga awas," demikian keterangan tertulis Kedeputian Bidang Klimatologi BMKG, Rabu (15/7/2020).

BMKG mengungkapkan kekeringan meteorologis itu terdiri dari tiga status, yakni kategori waspada, siaga dan awas.

Wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan meteorologis dengan kategori waspada di antaranya:

1) Bali : Kota Denpasar
2) Jawa Barat : Kab Cianjur, Kab. Cirebon
3) Jawa Tengah : Kab. Demak, Kab. Karanganyar
4) Jawa Timur : Kab. Blitar, Kab. Gresik, Kab. Jember, Kota Surabaya, Kab. Lumajang, Kab. Mojokerto, Kab. Ponorogo, Kab. Probolinggo, Kab. Trenggalek
5) Maluku : Kab. Maluku Barat Daya, Kep. Tanimbar
6) Nusa Tenggara Barat : Kab. Lombok Barat, Kab. Lombok Utara
7) Nusa Tenggara Timur : Kab. Alor, Kab. Manggarai Barat, Kab. Manggarai Timur, Kab. Nagekeo, Kab. Ngada, Kab. Sumba Barat, Kab. Sumba Tengah, Kab. Timor Tengah Utara

Tonton video 'Jokowi: Prediksi BMKG, 30% Wilayah Akan Alami Kemarau Lebih Kering':

Selanjutnya
Halaman
1 2