BRG, Badan Bentukan Jokowi yang Kini Terancam Dibubarkan

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 13:36 WIB
Kobaran api menyala dari lahan gambut yang terbakar di Desa Peunaga Cut Ujong, Meureubo, Aceh Barat, Aceh, Rabu (10/6/2020). Kebakaran lahan gambut yang terjadi sejak sepekan terakhir terus meluas yang diakibatkan angin kencang disertai suhu udara panas. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/foc.
Foto: Ilustrasi kebakaran di lahan gambut (ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memangkas 18 komisi dan lembaga pemerintahan guna menghemat anggaran negara. Salah satu lembaga yang akan dirampingkan ialah Badan Restorasi Gambut (BRG) yang dibentuk Jokowi.

Dilihat detikcom pada laman resmi BRG, Rabu (15/7/2020) BRG dibentuk lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Badan Restorasi Gambut yang terbit pada 6 Januari 2016. BRG dibentuk sebagai upaya tanggung jawab pemerintah dalam pemulihan ekosistem gambut yang rusak.

Guna mendukung tugas dan fungsinya, BRG didukung dengan perangkat organisasi yang terdiri dari Sekretariat Badan, Deputi Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Deputi Bidang Konstruksi Operasi dan Pemeliharaan, Deputi Bidang Edukasi, Sosialiasi, Partisipasi dan Kemitraan dan Deputi Penelitian Pengembangan.

Selain itu, BRG bertugas mencapainya tiga sasaran restorasi, yaitu pemulihan hidrologi, perlindungan ekosistem gambut bagi penyangga kehidupan dan penataan ulang pengelolaan ekosistem gambut secara berkelanjutan.

Jokowi juga sempat memasang target khusus kepada BRG untuk merestorasi 400 ribu hektare lahan gambut pada tahun 2017.

"Evaluasi harus terus-menerus kita lakukan karena BRG diberi target restorasi pada tahun 2020 sampai 2 juta hektare di 7 provinsi. Yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua. Dan pada tahun 2017 ini, BRG diberi target untuk melakukan restorasi sampai 400.000 hektare atau 20 persen dari total target," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Kendati demikian, usai tiga tahun BRG terbentuk, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih marak terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Imbasnya 86 ribu hektare lahan gambut terbakar tercatat per tahun 2019.

"Kalau totalnya gambut yang terbakar baik dari KLHK dan BNPB menyatakan 86 ribu hektare dari total 300 sekian lebih terbakar," ujar Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran Badan Restorasi Gambut (BRG), Didy Wuryanto, di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (26/9/2019).

Tonton video 'Jokowi Akan Rampingkan 18 Lembaga dan Komisi, Dasco: Efektifkan Kerja':

Selanjutnya
Halaman
1 2