Editor Metro TV Tewas dengan Luka Tusuk, Sidik Jari di Pisau Dicek Labfor

Rahel Narda Caterina - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 19:44 WIB
Polisi Cek Sidik Jari di Pisau-Helm Terkait Tewasnya Editor Metro TV ke Labfor
Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Irwan Santoso (Rahel Narda Caterina/detikcom)
Jakarta -

Polisi masih menganalisis sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi penemuan jenazah editor Metro TV Yodi Prabowo. Salah satunya sidik jari yang menempel di gagang pisau hingga helm yang ditemukan di lokasi.

"Jadi masih proses. Jadi sekarang untuk sidik jari, jika memang ada dalam pisau, mungkin motor ataupun helm dan lain-lainnya, masih dalam proses laboratorium forensik," kata Kasat Reksrim Polres Jaksel AKBP Irwan Santoso kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2020).

Irwan mengatakan pihaknya perlu melakukan penyelidikan dengan cermat dan teliti. Sebab, korban sendiri diduga tewas 3 hari sebelum jasadnya ditemukan pada Jumat, 9 Juli 2020.

"Kami menemukan barang bukti itu informasi, itu setelah 3 hari. Jadi yang kami temukan di TKP itu lah yang kami temukan, kemudian kami uji dengan lab forensik," katanya.

Seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian akan diteliti oleh Labfor. Diharapkan dari pemeriksaan forensik ini polisi mendapatkan petunjuk yang akan menjadi titik terang dalam mengungkap kematian Yodi Prabowo.

"Saat ini semua barang bukti itu kami upayakan secara penyidikan proses administrasi secara ilmiah kami meminta bantuan laboratorium forensik. Jadi untuk menentukan apa saja yang sekiranya menjadi petunjuk buat kami dalam rangka proses," tambahnya.

Hingga saat ini polisi telah memeriksa 23 saksi, yang terdiri dari keluarga, teman, hingga kekasih korban. Polisi juga tengah menganalisis sejumlah dugaan motif dalam kasus ini.

Direktur Pemberitaan Metro TV Arief Suditomo menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya Yodi Prabowo. Ia pun meminta polisi segera menangkap pelakunya.

"Saya meminta, atas nama Metro TV, kepada pihak kepolisian untuk sesegera mungkin menuntaskan terungkapnya kasus ini agar kita semua bisa lebih tenang untuk pada akhirnya bisa mendapatkan keadilan dari apa yang dialami oleh almarhum Yodi," terang Arief.

Yodi Prabowo ditemukan tidak bernyawa di pinggir Jalan Tol JORR, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat (9/7) lalu. Hasil autopsi menyatakan Yodi tewas akibat luka tusukan di bagian dada dan leher.

(mei/mei)