Kota Jambi Zona Kuning Corona, Sebagian Siswa Mulai Belajar di Sekolah

Ferdi Almunanda - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 13:44 WIB
Suasana sekolah di Jambi (Ferdi-detikcom)
Foto: Suasana sekolah di Jambi (Ferdi-detikcom)
Jambi -

Pemerintah Kota Jambi membuka kembali sekolah mulai tingkat SD hingga SMP untuk tahun ajaran baru 2020/2021. Aktivitas belajar mengajar tatap muka dibuka bertahap.

"Hari ini kita mulai melakukan pengecekan kesiapan dan proses relaksasi pendidikan disatuan-satuan baik tingkat SD dan SMP negeri dan swasta di Kota Jambi. Siswa yang mulai melaksanakan sekolah tatap muka ini juga tidak keseluruhan yang melaksanakannya karena masih ada juga siswa-siswi yang menjalankan sistem online belajar di rumah," kata Wali Kota Jambi, Syarif Fasha, saat meninjau pembukaan kembali sekolah di Jambi, Senin (13/7/2020).

Fasha menyebut saat ini ada 50 persen siswa yang belajar di sekolah. Para siswa ini diwajibkan menggunakan masker maupun face shield saat berada di sekolah.

"Ini kita lakukan uji coba dulu sifatnya. Untuk siswa-siswi yang melaksanakan sekolah tatap muka ini tidak semua keseluruhan dan tadi setelah kita lakukan pengecekan sudah 50 persen yang sudah masuk sekolah tatap muka," ujar Fasha.

Jumlah siswa di dalam ruang kelas juga dibatasi dan diberi jarak tertentu. Tiap meja dipasangi sekat pelindung.

Suasana sekolah di Jambi (Ferdi-detikcom)Foto: Suasana sekolah di Jambi (Ferdi-detikcom)

"Aturan-aturan yang telah kita berikan ini sesuai protokol kesehatan yang ada. Semua itu harus dilengkapi dan murid yang melakukan jam belajar juga tidak boleh terlalu ramai, karena jarak meja siswa direnggangkan serta diberi sekat pelindung," ujar Fasha.

Dia mengatakan pembukaan kembali sekolah di Jambi yang merupakan zona kuning Corona dilakukan lewat berbagai pertimbangan. Salah satunya soal pasien Corona di Jambi telah banyak sembuh.

"Tentu pembukaan sekolah ini kita lakukan dengan pertimbangan-pertimbangan yang ada. Dengan berbagai analisis banyaknya pasien-pasien Corona di Kota Jambi yang sembuh dari 32 total kasus Corona dan 30 di antaranya sudah sembuh dan penambahan kasus juga minim," ujar Fasha.

Dia menyebut sekolah yang dianggap belum memenuhi standar protokol kesehatan pencegahan Corona dilarang dibuka. Siswa yang diizinkan masuk sekolah adalah yang berada di kelas 4,5 dan 6 untuk tingkat SD, serta kelas 7,8 dan 9 untuk tingkat SMP. Waktu belajar dibatasi 3 jam.

"Kalau ada yang minim protokol kesehatannya maka kami tegas tidak perbolehkan aturan tatap muka diberlakukan dan tetap melakukan belajar dirumah. Jika sudah memenuhi standar ptokol kesehatan maka diperbolehkan namun tetap yang mengikuti jam sekolah," ujar Fasha.

Tonton video 'Sekolah di Zona Hijau Bisa Beroperasi, Ini 6 Protokolnya':

(haf/haf)