Gugus Tugas: PCR Test Prioritas Utama, Rapid Test Jalan Tengah Sementara

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 12:21 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo
Doni Monardo / Foto: Humas Setkab
Jakarta -

Sejumlah pakar mendesak agar rapid test untuk kasus virus Corona disetop. Pemerintah mengatakan rapid test tetap dilakukan sebagai solusi sementara sebelum PCR test bisa dilakukan secara penuh.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Letjen Doni Monardo, mengulang kembali penekanan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang 3T yakni testing, tracing, dan treatment. Tes dan pelacakan dilakukan tidak hanya kepada ODP dan PDP namun juga ke orang tanpa gejala atau OTG.

"PCR test harus jadi prioritas utama," kata Doni usai rapat bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam tayangan yang disiarkan langsung di akun Youtube Setpres, Senin (13/7/2020).

PCR test diutamakan karena tingkat keakuratannya paling tinggi. Meski demikian, saat ini rapid test tetap masih dilakukan.

"Meskipun sudah ada ketentuan dari menkes untuk rapid test, tetapi kita tetap berupaya ke depan untuk PCR test karena tingkat akuratnya paling bagus paling tinggi," ujarnya.

"Tapi selama PCR test belum terpenuhi, maka jalan tengahnya untuk sementara dulu adalah pelaksanaan rapid test," sambung Doni.

(imk/fjp)