Pemerintah: Masih Ada Anggapan Corona Konspirasi Padahal Angka Kematian Tinggi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 11:36 WIB
Kepala BNPB Doni Monardo
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo (Foto: Rusman-Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyebut masih adanya pihak-pihak yang menganggap virus corona baru atau COVID-19 itu adalah konspirasi. Doni menekankan bila hal itu tidak benar adanya dengan menunjukkan tingginya angka kematian dari COVID-19.

"Masih ada sejumlah pihak yang menganggap ini adalah konspirasi, COVID ini rekayasa, COVID ini adalah konspirasi," ujar Doni seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/7/2020).

"Padahal kita semua sudah tahu bahwa korban jiwa di Tanah Air sudah melampaui angka 3.500, bahkan di dunia sudah melampaui angka 550 ribu jiwa," imbuh Doni.

Hal itu disampaikan Doni usai mengikuti rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi). Doni pun menegaskan bila COVID-19 bukanlah rekayasa.

"Jadi ini nyata, ini fakta, oleh karenanya semua pihak harus betul-betul memahami ini," ujarnya.

Doni juga mengatakan Jokowi meminta agar sosialisasi protokol kesehatan dimasifkan dengan mengikuti kearifan lokal yaitu melibatkan para ahli seperti antropolog atau sosiolog. Doni menyebutkan pula bila Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar langkah sosialisasi itu melibatkan ulama di daerah.

"Khususnya para ulama ini juga menjadi penekanan Bapak Wakil Presiden untuk melibatkan para ulama di seluruh daerah agar seluruh program sosialisasi ini bisa betul-betul dipahami secara baik," ujar Doni.

Sebelumnya Presiden Jokowi meminta agar jajarannya memasifkan 3T yaitu testing, tracing, dan treatment. Arahan itu diminta Jokowi lantaran tingginya angka penularan COVID-19 akhir-akhir ini.

"Saya tidak ingin menyampaikan banyak hal tetapi saya ingin memberikan apa yang segera harus kita lakukan menyikapi adanya kenaikan kasus positif yang kasus baru yang bertambah," ujar Jokowi mengawali arahannya dalam rapat terbatas itu sebelumnya.

Tonton video 'Kasus Corona Melonjak, Jokowi: Perhatikan Pengendalian Perjalanan!':

(dhn/imk)