66% Kasus Baru Corona di Jakarta OTG, Warga Diminta Ekstrahati-hati

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 17:56 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)

Saat ini terjadi penambahan kasus positif di DKI Jakarta sebanyak 404 kasus. Sejak 4 Juni 2020 atau masa perpanjangan PSBB masa transisi, terdapat 6.748 kasus baru.

"Jadi saya ingin mengingatkan kepada semua warga Jakarta harus ekstrahati-hati. Jangan anggap enteng. Jangan merasa kita sudah bebas dari COVID-19. Karena nanti, kalau kondisi ini berlangsung terus, bukan tidak mungkin kita akan kembali ke situasi sebelum ini. Karena itulah saya ingin menyampaikan kepada semuanya, ada titik-titik yang harus diwaspadai," ujarnya.

Sebelumnya, perkembangan rasio antara jumlah kasus yang terkonfirmasi positif atau positivity rate kasus virus Corona (COVID-19) di wilayahnya. Ada peningkatan drastis yang harus harus jadi perhatian.

"Sebagai catatan, tanggal 4-10 Juni di Jakarta kita melakukan 21.197 orang di tes dan positivity rate-nya 4,4 persen. Lalu tanggal 11-17 Juni, 27.091 orang dites tingkat positivity rate-nya 3,1. Lalu 18-24 Juni ada 29.873 orang yang dites, positivity rate-nya 3,7 persen," ucap Anies.

"Kemudian 25 Juni-1 Juli ada 31.085 orang yang dites PCR, kemudian positivity rate-nya 3,9 persen. Lalu 2-8 Juli ada 34.007 orang, positivity rate-nya 4,8 persen. Tapi hari ini angka positivity rate itu menjadi 10,5 persen, melonjak dua kali lipat," ujarnya.

Halaman

(aik/knv)