Pertashop ke-30 Area MOR III Diresmikan di Kabupaten Sumedang

Nurcholis Maarif - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 19:56 WIB
Pertashop
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III meluncurkan satu unit Pertashop di Desa Tarikolot, Kecamatan Jatinunggal, Sumedang. Sampai Juli 2020, sudah ada 30 Pertashop di wilayah MOR III.

Kepala Desa Tarikolot, Andar mengatakan kemitraan antara desa dan Pertamina akan menjadi pemicu bagi peningkatan ekonomi dengan menggerakkan unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sebelum ada Pertashop, warga harus ke SPBU di wilayah Wado yang berjarak sekitar 5 km dari wilayahnya untuk memperoleh BBM.

Ia menuturkan yang menggembirakan bagi warga, layanan Pertashop hadir tidak hanya menyediakan BBM jenis Pertamax, tetapi juga Bright Gas dan Pelumas Pertamina.

"Kami merasa sangat terbantu dengan adanya Pertashop ini. Selain itu, karyawan di Pertashop berasal dari warga kami, sehingga ikut membantu meningkatkan perekonomian. Tinggal bagaimana nanti komitmen tata kelolanya," tutur Andar dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2020).

Sementara itu, Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR III Dewi Sri Utami mengatakan kehadiran Pertashop di Kabupaten Sumedang ini merupakan komitmen Pertamina untuk melayani kebutuhan energi masyarakat hingga ke pelosok desa.

Kata Dewi, ini sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap program Pertamina One Village One Outlet (OVOO).

"Pertashop ini menyediakan produk BBM jenis Pertamax, dengan kapasitas 3 KL. Untuk produk ini kami salurkan menggunakan mobil tangki dari Fuel Terminal terdekat dari lokasi Pertashop," jelas Dewi.

Dijelaskan Dewi, dengan hadirnya Pertashop Desa Tarikolot di Kabupaten Sumedang, hingga Juli 2020, total Pertashop di wilayah Marketing Operation Region III sebanyak 30 unit.

Ketiga puluh Pertashop itu tersebar di Kabupaten Bogor, Sukabumi, Serang, Pandeglang, Indramayu, Majalengka, Cirebon dan Garut. Sebanyak 17 Pertashop dia ntaranya diresmikan pada tahun 2020 dan sisanya pada tahun 2019.

Pertashop merupakan lembaga penyalur resmi Pertamina berskala kecil untuk melayani kebutuhan konsumen BBM, LPG, dan pelumas Pertamina. Pendirian Pertashop ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama Pertamina dengan pemerintah desa yang difasilitasi melalui Nota Kesepahaman (Memo of Understanding/MoU) antara Pertamina dengan Kementerian Dalam Negeri.

Tujuannya untuk memperluas pelayanan BBM dan LPG melalui pengadaan Pertashop di desa-desa wilayah Indonesia.

"Kehadiran Pertashop merupakan alternatif Pertamina untuk memperluas layanan penyaluran BBM dan LPG lewat kerja sama dengan berbagai pihak dan tetap mempertimbangkan aspek komersial lokasi yang diajukan," ujar Dewi.

"Kami mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah mendukung layanan BBM dan LPG berkualitas serta ramah lingkungan melalui Pertashop," tambah Dewi

Dewi juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam penawaran kerja sama bisnis yang mengatasnamakan Pertamina. Pertamina tidak menggandeng pihak ketiga untuk melakukan pemasaran pengembangan usaha Pertashop.

(prf/ega)