Ketua MPR Salurkan 250 Paket Sembako ke Seniman Jalanan di Jakarta

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 19:15 WIB
MPR RI
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyalurkan 250 paket Sembako untuk komunitas seniman jalanan yang berkumpul dari berbagai tempat di Jakarta dari Bulungan, Maluku dan Papua. Bantuan tersebut, kata dia, merupakan wujud solidaritas kebangsaan dalam menghadapi pandemi COVID yang tak memandang profesi, suku, agama, ras, maupun antar golongan.

"Saat ini kita masih memasuki masa abnormal. Ternyata perjuangan melawan COVID-19 tak semudah yang dikira. Apalagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan peringatan bahwa virus COVID-19 bisa bertahan hidup lebih lama di ruangan tertutup yang memiliki sirkulasi udara kurang baik," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2020).

"Kini semuanya harus lebih waspada. Termasuk seniman jalanan yang biasa berkreasi di jalanan," imbuh Bamsoet usai menyerahkan 250 paket bantuan secara simbolik untuk para seniman jalanan bersama Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS), BPIP, Generasi Lintas Generasi, Yayasan Kitabisacom dan Relawan Empat Pilar MPR di Jakarta.

Mantan Ketua DPR RI ini mendorong agar seniman jalanan menjadikan pandemi COVID-19 sebagai momentum membenahi komunitas mereka. Khususnya dalam membangun jejaring data, sehingga pemerintah bersama kalangan masyarakat bisa mengetahui berapa banyak persisnya jumlah seniman jalanan.

"Jika sudah ada data by name, by address, pemerintah akan mudah memberikan bantuan tunai. Minimal bisa menjadi tambahan untuk membeli kebutuhan harian dan alat-alat yang mendukung mereka berkarya," jelasnya.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini memandang ketiadaan pertunjukan seni dan budaya tampaknya masih akan berlangsung hingga akhir tahun 2020. Walaupun para seniman sudah siap melakukan pola hidup baru dalam menampilkan berbagai karyanya di kala pandemi, belum tentu masyarakat bisa langsung tertarik mendatangi tempat-tempat pertunjukan.

"Teater, galeri, mall, bioskop, dan berbagai tempat kerumunan lainnya belum akan pulih secara cepat. Karena hampir sebagian besar masyarakat baru berani keluar rumah hanya untuk bekerja dan ke pasar untuk memenuhi kebutuhan primer," tuturnya.

"Ditambah adanya peringatan dari WHO bahwa COVID-19 bisa menyebar di ruang udara. Selain vaksin, salah satu hal yang bisa menyelamatkan kita untuk tetap bertahan dalam pandemi ini adalah dengan menguatkan solidaritas kebangsaan, bergotong royong membantu semampunya," pungkas Bamsoet.

(prf/ega)