Kasus Capai 2.657 Sehari, Gugus Tugas Sebut Adaptasi Kehidupan Baru Tak Mudah

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 15:46 WIB
Poster
Ilustrasi Virus Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Tim Komunikasi Publik Percepatan Penanganan COVID-19 Kiki Ika Syafitri mengatakan Indonesia pernah mencapai angka penambahan kasus Corona sekitar 2.600 dalam sehari. Kiki mengatakan hal ini terjadi akibat banyak masyarakat yang masih belum benar-benar menerapkan protokol kesehatan.

"Tertinggi tuh 2.600 beberapa hari lalu. Banyak kasusnya dari Secapa (TNI AD). Karena memang protokol kesehatan masih banyak belum dilaksanakan, terutama penggunaan masker, di mana sulit sekali masyarakat atau kelompok masyarakat tertentu untuk menjaga jarak," kata Kiki dalam diskusi Polemik bertajuk 'COVID-19 dan Ketidaknormalan Baru' yang disiarkan dalam YouTube MNC Trijaya pada Sabtu (11/7/2020).

Kiki mengatakan penerapan adaptasi kehidupan baru tidak bisa hanya dilakukan secara satu arah. Menurutnya, perubahan perilaku adaptasi kehidupan baru juga harus diperkuat di masyarakat guna mengurangi penyebaran COVID-19.

"Yang sekarang saya lihat harus diperkuat itu justru di tingkat lapangan ya, karena perubahan perilaku juga nggak bisa cuma one way communication gitu, cuma kasih orang informasi," ujar Kiki.

Menurut Kiki, setiap daerah di Indonesia juga memiliki karakter yang berbeda-beda khususnya dalam menangkap pesan protokol kesehatan yang disampaikan pemerintah. Hal ini, katanya, membuat adaptasi kehidupan baru tidak mudah untuk dilakukan.

"Karena beda sekali ya antar daerah penerimaan dalam pesan-pesan pencegahan ini. Misal jaga jarak di culture kita tuh sebagai orang Indonesia kita disarankan cium tangan sama yang lebih tua. Jadi ini perilaku yang tidak gampang mengubahnya karena itu sudah melekat di masyarakat," ucap Kiki.

Kiki mengatakan salah satu cara membuat protokol kesehatan diterapkan masyarakat adalah dengan membuat perilaku tersebut terlihat oleh masyarakat. Karena itu, pemerintah serta masyarakat harus juga menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan.

"Yang harus dilakukan itu membuat perilaku itu visible. Terlihat dikasih contoh. Jadi kita semua pemerintah siapa pun yang tampil harus betul-betul bisa memperlihatkan perilaku itu, pakai masker jaga jarak," tutur Kiki.

Diketahui, ada penambahan 2.657 kasus baru positif Corona pada Kamis (9/7) lalu sehingga totalnya menjadi 70.736 kasus. Salah satu penyumbang tambahan kasus yang banyak adalah dari klaster sekolah calon perwira (Secapa) TNI AD di Bandung.

"Pada pemeriksaan hari ini kita mendapatkan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2.657 orang, sehingga kasus ini akumulasinya sekarang menjadi 70.736 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Kamis (9/7).

Tonton juga 'Cegah Covid-19, Terapkan 12 Adaptasi Kebiasaan Baru di Kantor':

[Gambas:Video 20detik]

(elz/ear)