Ultah ke-2
KPK Merasa Jalan Sendirian
Kamis, 29 Des 2005 16:59 WIB
Jakarta - Di tengah maraknya lembaga pemberantasan korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merasa berjalan sendiri dalam memberantas korupsi. Lah, lembaga lainnya memang ke mana Pak?Hal ini disampaikan oleh Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki dalam sambutannya di acara "Refleksi 2 Tahun KPK" di Gedung KPK, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Kamis (29/12/2005).Ruki mengatakan hal itu di depan penegak hukum dan pemberantasan korupsi seperti Kapolri Jenderal Pol Sutanto, Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh, Ketua Timtas Tipikor Hendarman Supandji, Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaludin, serta Ketua MA Bagir Manan."Aksi-aksi yang dilakukan KPK harusnya menjadi cambuk atau pecut. Namun faktanya semua hanya menjadi penonton adegan pemberantasan korupsi, apakah eksekutif, legislatif, maupun yudikatif tetap diam terpaku. Tidak ada satu pihak pun yang mencoba memanfaatkan momentum untuk perbaikan sistem birokrasi di Indonesia," ujarnya.Ruki menegaskan, perang melawan korupsi tidak hanya butuh niat baik belaka yang dikemas dalam slogan kosong. "Perlu agresivitas luar biasa dan keberanian besar untuk mewujudkannya dalam aksi nyata memberantas korupsi," tandasnya.Menanggapi pernyataan Ruki itu, Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh berseloroh, "Kita ini apa, KPK tidak berjalan sendiri. Kan ada Pak Sutanto, Pak Hendarman, dan ada saya. Kok sendiri sih," canda pria yang akrab disapa Arman ini sambil tertawa kepada wartawan.Arman yang berkumpul dengan jaksa KPK dan Ketua Timtas Tipikor serta Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Tumpak Hatorangan Panggabean hanya tertawa saja saat mendengar pernyataan Ruki.Acara ulang tahun KPK ke-2 ini dimeriahkan dengan penampilan Achil Bimbo yang membawa lagu-lagu Bimbo dan lagu perjuangan seperti "Padamu Negeri". Pada saat Achil membawa lagu "Padamu Negeri", Ruki berinisiatif berdiri dan mengajak tamu yang hadir berdiri dan menyanyikan lagu "Padamu Negeri" secara bersama-sama.
(san/)











































